Di Masjid ini, Kyai Ahmad Dahlan dan Kyai Mas Mansyur Singgah untuk rapat

Masjid Soleh, KH Ahmad Dahlan Pernah Singgah Untuk Rapat

Teropongmetro.com – Masjid ini pernah digunakan oleh Kyai Ahmad Dahlan dan Kyai Mas Mansyur untuk tempat rapat,  tapi sayang kita tidak memiliki dokumentasinya, tutur Bapak sulaiman Pengurus Masjid Sholeh kepada Imam Sapari selaku Imam dan Khotib Sholat Jumat pada 19/1.

Tampak dari luar Masjid Sholeh, yang pernah digunakan rapat oleh pendiri Persyarikatan Muhammadiyah

Tidak banyak tahu bahwa Masjid Sholeh merupakan salah satu  tempat ibadah yang cukup bersejarah bagi pergerakan Persyarikatan Muhammadiyah Kota Surabaya, Masjid Sholeh yang  beralamatkan di jalan Kaliasin,  kecamatan Tegalsari ini berdiri pada tahun 1922, selisih usianya tidak terpaut hanya 10 tahun dengan usia Persyarikatan Muhammadiyah.

Menurut Sulaiman,  keadaan masjid beberapa ada yang masih original dan memang kental dengan sejarah sebelum Kemerdekaan kebersihan masjid terus kita jaga , namun kondisi di atas masjid belum terfungsikan dengan baik sehingga oleh takmir digunakan untuk gudang.

Sementara itu, Imam Sapari Sekretaris Korps Muballigh Muhammadiyah Kota Surabaya, dalam khutbah jumatnya menyampaikan, mengenai tugas umat muslim untuk memakmurkan masjid Alloh. Sebagaimana yg tertuang dalam Al Quran surat At-Tawbah ayat 18 yang artinya Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.

Di khutbah kedua, Imam Sapari yang juga Kepala SMP Muhammadiyah 09 ini mempertegas bahwa hakekat takmir ialah kepada mereka yang memakmurkan masjid, bukan kepada mereka yang namanya tercantum dalam ketakmiran. Takmir sesungguhnya ialah yang tersirat, bukan hanya tersurat. Hadiah bagi Orang yang memakmurkan masjid ialah orang tersebut akan selalu dalam hidayah dan perlindungan Allah. Khotib juga berpesan supaya para jamaah bukan hanya memakmurkan masjid namun juga menjaga kebersihan, keindahan dan yang terpenting adalah menjaga asset muhammadiyah yang merupakan masjid sejarah. (TM/klikmu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here