Trend Ngopi Ala Zaman Now, di Kedai Kopi

Ilustrasi

Teropongmetro.com, Denpasar – Ngopi telah lama menjadi gaya hidup sebagian masyarakat Indonesia. Tradisi ngopi bisa dilakukan setiap saat, terutama saat santai.

Kebiasaan ini ditangkap sejumlah pengusaha sebagai ladang bisnis. Sejumlah kedai-kedai kopi hadir di setiap sudut Kota Denpasar. Bukan hanya untuk sekadar ngopi, sejumlah kedai kopi disulap semenarik mungkin agar para pelanggannya betah berlama-lama di dalam kedai, segala fasilitas tersedia di dalamnya.

“Suasananya enak untuk nongkrong atau sekedar mengerjakan tugas kantor,” kata Putu Setiawan, salah satu penikmat kopi di kedai Coffee di seputaran Renon, Denpasar, pada awak media, kemarin (4/2).

Menurut Putu, tren nongkrong di sejumlah kedai kopi kini tak hanya digemari oleh anak-anak muda di Kota Denpasar saja. Banyak orang tua yang juga suka nongkrong di kedai kopi.

“Ada yang bekerja, bahkan mengadakan rapat di dalam kedai kopi,” tutur pria 26 tahun itu.

Trend ngopi di sejumlah kedai, tak luput dari pengaruh film hingga sejumlah novel yang kerap membahas soal kopi. Salah satunya, dengan kemunculan film anak negeri dengan judul Filosofi Kopi yang diadaptasi dari novel best seller karya Dee Lestari.

“Nongkrong di kedai kopi itu tidak melulu hanya agar terkesan kekinian. Tetapi, banyak manfaat yang kita dapat,” ungkapnya.

Lanjutnya, manfaat yang kerap didapatkan saat nongkrong di sejumlah kedai, yakni mendapatkan sejumlah teman baru. Selain itu, ia juga dapat mengerti kandungan sejumlah biji kopi yang kerap diminumnya saat asyik mengerjakan tugas kantor.

Yuni Valencia, salah satu mahasiswi di salah satu Univesitas Negeri di Kota Denpasar mengaku kerap datang ke kedai kopi untuk menyelesaikan tugasnya. Pasalnya, suasana di dalam kedai dinilainya sangat mendukung.

“Suasananya tenang, lagu-lagu yang dibawakan juga santai,” ujar Yuni.

Yuni mengaku kerap memanfaatkan diskon yang kerap ditawarkan sejumlah kedai kopi. “Jangan salah, kebanyakan anak muda yang datang ke kedai kopi ini rata-rata menggunakan potongan diskon,” candanya sambil tersipu malu. (TM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here