KPK Janji Usut Pihak yang Disebut dalam Putusan Kasus Korupsi KTP Elektronik Setnov

Bambang Soesatyo Mangkir dari Panggilan KPK
Juru Bicara KPK, Febridiansyah

Jakarta, teropongmetro.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berjanji akan mengusut pihak-pihak yang disebut dalam putusan untuk Setya Novanto, pada sidang kasus korupsi proyek KTP Elektronik, Selasa lalu (24/4/2018).

Pihak-pihak dimaksud di antaranya bos PT Sandipala Artha Putra, Paulus Tannos, yang menjadi salah satu pihak yang terbesar meraup untung dari skandal proyek KTP-E.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah memastikan semua pihak yang disebut dalam putusan Setya Novanto tidak akan lolos dari jeratan hukum, terlebih Paulus Tannos.

Kendati saat ini Tannos berada di Singapura karena melarikan diri, KPK tak merasa sulit untuk memburunya.

“Yang pasti kami akan cermati dua pihak, pertama pihak yang diduga bersama-sama, dan yang kedua pihak yang diduga diperkaya. Ini sebagai bagian dari tindak lanjut penanganan kasus KTP-E ke depan,” katanya di Jakarta, Rabu (25/4/2018).

Febri mengakui, pihaknya banyak informasi dan bukti keterlibatan pihak lain, apalagi, lanjut dia informasi dan bukti itu didapat dari para pelaku yang sudah menjadi Justice Collaborator (JC).

“Penyidik KPK terbantu dengan keterangan-keterangan yang disampaikan sebelumnya oleh sejumlah pihak yang sudah menjadi JC,” katanya.

Sebelumnya, Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai KPK harus menyidik dugaan keterlebatan korporasi sebagai pelaku atau instrumen yang digunakan untuk melakukan korupsi dalam proyek KTP Elektronik pascaputusan terhadap Setya Novanto dengan 15 tahun penjara.(Ra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here