Operasi Tangkap Tangan, KPK Tangkap Kalapas Sukamiskin dan Segel Sel Fuad Amin

Operasi Tangkap Tangan, KPK Tangkap Kalapas Sukamiskin dan Segel Sel Fuad Amin
Ilustrasi

BANDUNG (TEROPONGMETRO) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Sukamiskin, Bandung.

Dalam operasi tersebut, KPK turut melakukan penggeledahan terhadap sejumlah kamar narapidana kasus korupsi yang ditahan di Lapas Sukamiskin.

Pihak komisi anti rasuah itu diketahui melakukan penggeledahan pada pukul 12 tengah malam dan berlangsung selama 30 menit.

Baca Juga: Maju Sebagai Caleg PDIP, Kapitra Ampera Siap Dibakar Jenazahnya Kalau Mati

Dalam penggeledahan tersebut turut hadir Kepala Lapas Sukamiskin Wahid Husen dan petugas kepolisian Polrestabes Bandung.

Dari penggeledahan dan operasi tersebut, pihak KPK memutuskan menyegel satu kamar terpidana kasus korupsi yang belakangan diketahui merupakan ruang yang ditempati Fuad Amin.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu, menjelaskan dalam penggeledahan tersebut sepenuhnya berada dalam kewenanngan tim KPK.

Berikut adalah kronologi penggeledahan yang dilakukan KPK di Lapas Sukamiskin Bandung, seperti dilansir Viva, Sabtu, (21/07/2018).

  1. Pada sekitar pukul 00.00 KPK didampingi dengan Kapolresta Bandung dan Kepala Lapas Sukamiskin tiba di Lapas klas 1 Sukamiskin dan meminta petugas untuk membuka dan menggeledah kamar warga binaan Lapas atas nama Andri dan Fahmi Darmawangsa.
  2. KPK beserta pihak terkait yang hadir lantas melakukan penggeledahan terhadap dua ruangan tersebut selama kurang lebih 30 menit.
  3. Tak berselang lama setelah menggeledah kamar Andri dan Fahmi, petugas KPK lantas menanyakan letak kamar Fuad Amin dan Tb Chaeri. Sejatinya kamar Fuad dan Chaeri tersebut juga akan digeledah namun keduanya tengah sakit dan dirawat di Rumah Sakit luar Lapas. Akibatnya, KPK melakukan penyegelan terhadap kamar Fuad Amin dan Chaeri.

Baca Juga: Kerennya Kali Besar Kota Tua Jakarta, Jadi Destinasi Wisata Baru yang Mirip Sungai di Korea

  1. Penggeledahan kemudian dilanjutkan ke ruang kantor bagian perawatan dan ruang kepala lapas. Dari penggeledahan tersebut pihak KPK melakukan penyegelan terhadap filing kabinet yang berada di ruang perawatan dan penyegelan terhadap ruang kalapas.
  2. Selanjutnya Sekitar pukul 01.30 WIB, petugas KPK, petugas Kepolisian Resor Kota Bandung, kepala lapas (Wahid Husen), Hendri dan 2 orang penghuni lapas atas nama Fahmi Darmawangsa dan Andri dibawa keluar meninggalkan Lapas. Tak hanya itu, petugas juga nampak mengamankan sejumlah dokumen yang ada di ruang Kalapas, ruang perawatan, dan juga kamar yang dihuni oleh Andri dan Fahmi Darmawangsa.(Egk/TM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here