Beranda Berita Terkini Poros Oposisi BergolaK, Demokrat – PKS dan PAN Berebut Cawapres

Poros Oposisi BergolaK, Demokrat – PKS dan PAN Berebut Cawapres

Poros Oposisi BergolaK, Demokrat – PKS dan PAN Berebut Cawapres
Partai poros oposisi

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Partai di koalisi oposisi bergolak. Sejumlah kendala kini tengah diributkan PKS, PAN dan Partai Demokrat (PD) soal pembangunan koalisi bersama Gerindra.

Pemicunya adalah tarik-menarik antar Parpol terkait nama Cawapres pendamping Prabowo Subianto yang sudah didaulat menjadi Capres penantang petahana Presiden Jokowi.

Namun, Partai Gerindra mengklaim, hingga sejauh ini komunikasi politik di antara keempat Parpol tersebut berjalan mulus.

“Nggak ada kebuntuan, nggak ada deadlock. Semuanya running well. Tapi kan semua tidak harus diputuskan buru-buru. Ini sudah cakep ini. Koalisi sudah lebih cepat, pencapresan sudah lebih cepat dari dugaan, visi misi sudah lebih cepat,” kata Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria saat dikonfirmasi, Rabu (1/8/2018).

Baca Juga: Lima Keunggulan yang Harus Dibangun Oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah

Bahkan , Riza menjelaskan, proses pembangunan koalisi ini justru di luar prediksi.

Dia bersyukur saat ini pembahasan di koalisi hanya menyisakan satu pekerjaan rumah, yakni nama Cawapres.

“Orang kan nyangka diujung-ujung. Ini sekarang tinggal Cawapres dan Insyallah bisa lebih cepat lagi dari dugaan,” ungkapnya.

Riza juga menampik ada perebutan posisi Cawapres yang menimbulkan kebuntuan pembahasan.

Soal pengajuan nama dari masing-masing Parpol, menurut dia hal itu merupakan suatu kewajaran dan dinamika politik biasa.

Riza justru mendorong partai-partai berjuang keras agar kader yang disorongkan dimajukan menjadi Cawapres.

Dia menilai tiap partai punya cara masing-masing.

“Nggak (buntu). Ya memang harus berjuang dong setiap partai berjuang sampai titik darah penghabisan istilahnya. Jadi setiap kesempatan harus memperjuangkan kadernya. Itu sesuatu yang baik. Semua orang kan punya cara,” tuturnya.

Baca Juga: Hari Ini, 1.000 Ulama dan Habib Berdzikir di Istana Negara

“Kalau Pak SBY tidak menyebut nama, Cawapres bukan harga mati dan bahkan menyerahkan pada Pak Prabowo itu juga sesuatu cara yang baik dan bijaksana dan kita hormati. PAN juga punya nama yang perlu dipertimbangkan Pak Zulkifli Hasan (Ketum PAN) sekalipun di sisi lain Pak Amien (Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais) menyampaikan bukan harga mati. PKS juga punya 9 nama. Itu sesuatu yang baiklah. Di luar nama-nama itu juga harus kita perhatikan,” imbuh Riza.

Lantas, kapan Gerindra mengumumkan cawapres yang mendampingi sang ketum, Prabowo Subianto?

“Ya, sabar ya. Masih ada waktu 9 hari kan kita harus memperhatikan semua partai pendukung dan mencari solusi yang terbaik,” ucap Riza. (Ra)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here