Muhammadiyah Dirikan Hunian Sementara Bagi Korban Gempa Lombok

Muhammadiyah Dirikan Hunian Sementara Bagi Korban Gempa Lombok
Penyerahan secara simbolis hunian sementara (huntara) oleh relawan muhammadiyah MDMC Jawa Barat Ade Irvan Nugraha, pada Kamis (23/8).

LOMBOK (TEROPONGMETRO) – Dua puluh enam kepala keluarga di dusun Melepah Sari RT 1, desa Dangiang, kecamatan Kayangan, kabupaten Lombok Utara (KLU) menerima hunian sementara (huntara) dari Muhammadiyah. Secara simbolis, penyerahan huntara ini diberikan oleh sekretaris MDMC Jawa Barat Ade Irvan Nugraha, pada Kamis (23/8).

Huntara ini menjadi percontohan untuk percepatan recovery warga dusun Melepah Sari. “Ini bisa disebut sebagai pilot project. Tujuannya supaya warga cepat bangkit dan tidak terlalu lama merenungi bencana,” ujar Ade.

Baca Juga: Pilpres 2019, LSI: Jokowi-Ma’ruf Unggul di Pemilih Muslim yang Jarang Sholat

Pembangunan huntara ini, imbuh Ade, disesuaikan dengan kebutuhan tiap rumah. Pasalnya, kerusakan tiap rumah berbeda. Masing-masing kepala keluarga menerima 21 lembar atap go green dan 14 lembar kalsibot untuk dinding.

“Huntara dibangun di atas bekas rumah mereka. Pintu dan jendela yang masih bisa dipakai, akan dimanfaatkan. Ini langkah awal agar masyarakat segera bangkit,” imbuh Ade.

Di daerah yang termasuk terdampak paling parah di KLU ini, perekonomiam warga relatif tidak terganggu sepenuhnya. Hal ini disampaikan warga RT 1 yang sebagian besar menggarap sawah dan beternak sapi.

Baca Juga: Tak Disangka, Pria Pembawa Kardus di Stasiun Kereta Ternyata Ketum Muhammadiyah

“Alhamdulillah kami tetap bertani. Baru saja panen kacang dan jagung. Yang kami butuhkan saat ini memang rumah untuk tempat tinggal,” ujar salah satu warga Melepah Sari penerima huntara MDMC.

Terkait pembangunan rumah, warga melakukannya secara partisipatif. Ada tukang bangunan sebagai media konsultatif pembangunan rumah. Namun, seluruh warga saling bahu-membahu membangun huntara ini. Ditargetkan, 26 rumah ini akan selesai di akhir pekan ini.(ra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here