Beranda Berita Terkini Menko Luhut Sebut Indonesia Sudah Siap Gelar Annual Meeting IMF-WBG 2018

Menko Luhut Sebut Indonesia Sudah Siap Gelar Annual Meeting IMF-WBG 2018

Menko Luhut Sebut Indonesia Sudah Siap Gelar Annual Meeting IMF-WBG 2018
Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde (kedua kiri) bersama Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) menyaksikan penanaman terumbu karang di Nusa Dua, Bali, Minggu (7/10).

NUSADUA (TEROPONGMETRO) – Panitia Nasional (Pannas) Pertemuan Tahunan IMF-World Bank 2018 di Bali sudah siap menyelenggarakan ajang yang akan dihadiri oleh 189 negara.

”Kita sudah siap melaksanakan AM ini. Seluruh venue sudah siap dan kita puas,” ucap Menko Luhut Pandjaitan, di kawasan BICC dan BNDCC kawasan Nusa Dua, Bali, Minggu 7 Oktober 2018.

Dalam rangka melihat kemajuan persiapan lokasi Pertemuan Tahunan IMF-World Bank 2018, Menko Maritim dan Menteri Keuangan mengunjungi ruangan dan berbagai lokasi yang akan digunakan untuk pertemuan dan seminar di Hotel Westin, BICC, BND dan BNDCC di Nusa Dua.

Selain itu, panitia nasional juga mengunjugi fasilitas kesehatan, press center, serta tempat diplomasi budaya yang akan ditampilkan dengan aneka tarian di Taman Jepun dan Indonesia Pavilion. Mengingat Peserta yang akan hadir dipastikan melebihi target.

“Dari target 22.000 peserta, per hari ini sudah 34.000 yang mendaftar untuk ikut dalam acara ini” ujar Ketua Panitia Nasional Pertemuan Tahunan yang juga Menko Maritim tersebut.

Beberapa agenda yang akan dilangsungkan di BICC antara lain, seminar Wanita dalam Tempat Kerja, IMF Youth Dialogue, press briefing tentang global financial, dan sebagainya.

Sedangkan di BNDCC akan dilangsungkan acara utama yakni, pembukaan dan penutupan. Presiden Jokowi dijadwalkan akan hadir sekaligus membuka perhelatan internasional ini.

Selain membahas substansi, dalam pertemuan tahunan ini juga akan ditampilkan Indonesia Pavilion yang menampilkan art and craft expo, booth pariwisata, dan booth infrastruktur.

Staf Ahli Menteri BUMN, Sahala Lumban Gaol menjelaskan, dalam Indonesia Pavilion peserta dapat melihat dan membeli berbagai benda seni dan kerajinan karya asli putra bangsa Indonesia.Selain kerajinan, dalam booth ini ditampilkan berbagai paket pariwisata yang ditawarkan kepada peserta.

Terkait infrastruktur, ditampilkan display dan perkembangan pembangunan infrastruktur dan beberapa kesempatan investasi dan pembiayaan di Indonesia. (tm)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here