Ditunjuk Menjadi Pelaksana Tugas Ketua Umum Hanura, Ini Kata Mantan Kasum TNI

0
1263
Bagikan Berita Ini

Teropongmetro.com, Jakarta – Partai Hanura bergejolak, sejumlah pengurus melakukan pertemuan di Hotel Ambara, mantan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Marsekal Madya TNI (Purn) Daryatmo ditunjuk menjadi Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Hanura menggantikan Oesman Sapta Odang.

“Atas kesepakatan rapat tadi, menunjuk saya sebagai Plt Ketua Umum Partai Hanura,” kata Daryatmo kepada wartawan di Hotel Ambhara, Jakarta, Senin (15/1).

Sejumlah pendiri dan pengurus partai hadir mulai dari Dewan Pembina Partai Wiranto, Ketua Dewan Penasihat Subagyo HS, Waketum Nurdin Tampubolon, Wisnu Dewanto, Dariyatmo, dan Sekretaris Jenderal Sarifuddin Suding.

“Kami dari DPP Hanura telah melaksanakan rapat pengurus Hanura. Menyikapi permintaan dari DPD seluruh Indonesia, organisasi sayap, dan pengurus harian tentang adanya mosi tidak percaya kepada bapak Ketua Umum DPP Hanura bapak Oesman Sapta,” kata Daryatmo.

Pergantian ketua umum Hanura itu, kata Daryatmo, merupakan respons dari permintaan pengurus DPD. “Jadi di sini kami dilandasi rasa tanggung jawab lalu kami laksanakan [rapat] pada hari ini,” katanya.

Selain itu, Daryatmo yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Hanura menyatakan siap untuk memimpin partai.

“Saya Marsekal Madya TNI (purn) Daryatmo siap melaksanakan tugas Plt karena rasa tanggung jawab saya pada Partai Hanura. Tidak lebih dari itu,” katanya.

Daryatmo yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Basarnas itu mengaku tidak memiliki maksud apapun untuk menggulingkan Oesman Sapta.

“Saya tak punya keinginan apa-apa di partai, kecuali ingin memberikan yang terbaik yang saya miliki,” tegasnya.

Dilain pihak Wakil Ketua Umum Partai Hanura, Gede Pasek Suardika mengatakan, pergantian ketua umum berdasarkan AD/ART dilakukan lewat Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub), bukan melalui rapat yang hanya dihadiri ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD).

Pasek menilai, acara yang dipimpin Sekretaris Jenderal Hanura Syarifudin Sudding di Hotel Ambara itu, hanya sebatas kumpul-kumpul biasa.

“Ya yang pasti, yang namanya pemilihan ketua umum, yang saya tahu di AD/ART itu lewat Munaslub. Bukan lewat kumpul-kumpul,” kata Pasek di sela rapat persiapan Pemilu 2019, di Hotel Manhattan, Jakarta, Senin (15/1).

Pasek mengklaim Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) belum mengetahui kabar pemecatannya oleh sejumlah ketua DPD yang menggelar rapat bersama Sekjen Hanura Syarifudin Sudding dan para pendiri partai.

Ia menegaskan, yang bisa mengangkat dan memberhentikan Ketua Umum sesuai dengan AD/ART yakni melalui forum Munaslub. (lia)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini