Diduga Racuni Ketiga Anaknya Sampai Tewas, Seorang Ibu di Gianyar Sekarat

0
2077
Bagikan Berita Ini

Teropongmetro.com, Gianyar – Tragis Seorang ibu Ni luh Putu Septian Parmadani (32) diduga membunuh ketiga anak kandungnya yang masih di bawah umur dengan minum zat beracun di Banjar Palak, Desa Sukawati, Kabupaten Gianyar, Rabu (21/2). Ketiga anak yang menjadi korban berinisial Putu ana (7) Made Mas (4)serta Nyoman Mas (2).

Kronologis kejadian pada Selasa (20/2) korban datang ke rumah asal Banjar Palak bersama 3 orang anaknya, selanjutnya korban sempat ngobrol seperti biasanya dalam lingkungan keluarga tidak ada tanda menyampaikan keluhan terhadap masalah keluarga. Bahkan suami pelaku Putu Moh sempat datang ke rumah saksi dan berbicara dengan pelaku dimana pada saat itu suami pelaku sempat mengajak pelaku dan ketiga anaknya untuk pulang ke Petang namun pelaku tidak mau sehingga suami pelaku pulang sendiri.

Pada malam harinya ibu korban tidur bersama anaknya dalam kamar milik ibu korban waktu dulu sebelum menikah. Kamar ibu korban  dalam keadaan tertutup dengan kunci grendel.

Tragis pada hari Rabu pukul 06.30 wita ibu ditemukan dalam keadaan sekarat dan tiga anaknya meninggal di kamar, didekat korban ditemukan baygon cair dalam kemasan plastik yang isinya sudah habis, kamar semrawut, tempat tidur dilantai dengan beralaskan karpet merah, diatas karpet ada ceceran cairan diduga baygon, ditemukan pisau dapur yang berisi bercakan darah.

Sementara Septiyan masih dalam kondisi kritis dengan luka goresan di pergelangan tangan kiri dan leher bagian kanan. Mereka kemudian dibawa ke RS Ganeca Celuk Sukawati.

Pada saat ditemukan, posisi keempatnya dalam keadaan tidur dengan kepala di sebelah timur, kaki ke barat dan dalam keadaan terlentang. Septyan masih memegang pisau dengan posisi tidur paling utara, sedangkan anak pertamanya di sebelah selatan, kemudian anak nomor dua, dan anak ketiganya.

Kapolsek Sukawati Kompol Pande Sugiharta membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan hasil pemeriksaan dokter, ketiga korban sudah dalam keadaan meninggal. Sedangkan pelaku yang merupakan ibu korban masih kritis. ”Kita tunggu ibunya sadar, untuk pemeriksaan motif dari kasus ini”, pungkasnya.(TM)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini