SP3, PDIP Tunggu Kepastian Polisi Soal Kasus Chat Mesum Habib Rizieq

1
2270
PDIP Tunggu Kepastian Polisi Soal Kasus Chat Mesum Habib Rizieq
Ketua DPP PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno
Bagikan Berita Ini

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Ketua DPP PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno menegaskan pihaknya terus menunggu kepastian dan penjelasan dari polisi soal Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) yang melibatkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab soal chat mesum di media sosial.

Kendati demikian, Hendrawan menegaskan pihaknya akan menghormati keputusan hukum apapun langkah yang akan diambil kepolisian.

“Ya kita sabar menunggu klarifikasi dan penjelasan dari kepolisian. Kita harus menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” ujar Hendrawan di Jakarta, Jumat (15/6/2018) malam.

Hendrawan menduga ada oknum yang sengaja membocorkan proses hukum yang sedang berjalan. Sehingga menurutnya bisa memberi citra buruk bagi kredibilitas kepolisian.

“Kebiasaan ada pihak-pihak yang menyampaikan ‘bocoran-bocoran’ atau rahasia-rahasia kepada publik. Bukan hal yang baik dan menunjukkan kelemahan sistem informasi internal dan ini harus diperbaiki untuk meningkatkan kredibilitas kepolisian,” ujarnya.

Sebelumnya, Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab mengaku sudah menerima surat penghentian penyidikan perkara (SP3) kasus chat. Rizieq menerima surat itu dari pengacaranya.

Hal itu disampaikan Rizieq lewat video yang disebarkan oleh pengacaranya, Kapitra Ampera, Jumat, (15/06/2018). Dalam video tersebut, Rizieq berbicara didampingi istri dan anak-anaknya.

“Di hari yang fitri ini, kami juga ingin menyampaikan kabar baik, alhamdulillah ya rabbil alamin, hari ini kami mendapatkan surat asli SP3 kasus chat fitnah, surat asli SP3 kasus chat fitnah, surat asli SP3 kasus chat fitnah yang dikirim oleh pengacara kami, yaitu Bapak Sugito, yang beliau dapatkan SP3 ini dari penyidik,” kata Rizieq.(Ra)


Bagikan Berita Ini

1 KOMENTAR

  1. Yg melaporkan chat mesum HRS pasti kejang2 mendengar kabar sp3 yg di keluarkan penyidik,yg lebih mengerikan dan menakutkan si pelapor ialah serangan balik dari pihak HRS yg merasa tdk terima HRS Imam besar Umat islam di dzolimi oleh si pelapor dan pihak2 yg ikut merekayasa,karna tak lama lagi #2019GantiPresiden otomatis #2019JugaGantiKapolri yg siap Memproses si pembuat fitnah,siap2lah kalian,

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini