Tuding Aparat Tidak Netral di Pilkada Serentak, Bawaslu Tunggu Laporan Resmi SBY

0
742
Tuding Aparat Tidak Netral di Pilkada Serentak, Bawaslu Tunggu Laporan Resmi SBY
Konpers SBY dan Paslon Gubenur dan cawagub Jabar (Foto, kumparan).
Bagikan Berita Ini

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Anggota Bawaslu RI, Rahmad Bagja menunggu laporan resmi Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal tudingan aparat tidak netral dalam Pilkada Serentak 2018.

“Kami tunggu laporannya dari Pak SBY,” kata anggota Bawaslu RI, Rahmad Bagja, lewat pesan singkat, Minggu, (24/06/2018) malam.

Rahmad mengatakan sejauh ini ada dua laporan terkait netralitas aparat. Dua kasus tersebut terjadi di Maluku. Kendati demikian, Rahmad enggan merinci soal dua kasus ini.

“Ada (kasus netralitas) yang di Maluku, Wakapolda (Maluku). Dan ada satu yang lain. Sama, keterlibatan pengurus desa dan polisi. (Di) Maluku juga,” ujar Rahmad.

Terkait kasus yang disebut Rahmad, Wakapolda Maluku Brigjen Hasanuddin memang dimutasi dari jabatannya. Namun saat itu Polri belum menjelaskan alasan mutasi tersebut. Mutasi Brigjen Hasanuddin ini tertuang dalam Telegram Rahasia (TR) bernomor: ST/1535/VI/Kep/2018 tanggal 20 Juni 2018. Posisi Hasanuddin digantikan oleh Brigjen A Wiyagus yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri.

Terlepas dari hal itu, sebelumnya SBY menuding ada oknum BIN-Polri-TNI tidak netral. SBY menyatakan tudingan yang disampaikannya itu bukan isapan jempol semata. Dia mengatakan ada oknum-oknum aparat yang memperlihatkan ketidaknetralannya.

Bahkan SBY membeberkan sejumlah daerah dan provinsi dimana aparat turut campur tangan dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2018. Bahkan SBY sesumbar kalau pernyataan itu mengganggu aparat, SBY tidak keberatan untuk diciduk.

“Yang saya sampaikan ini cerita tentang ketidaknetralan elemen atau oknum dari BIN, Polri, dan TNI. Itu ada nyatanya, ada kejadiannya, bukan hoax, sekali lagi ini oknum, namanya organisasi Badan Intelijen Negara atau BIN, Polri, dan TNI itu baik,” ujar SBY saat konferensi pers di Hotel Santika, Bogor, Sabtu, (23/06/2018).(Egk)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini