Bertemu Megawati di Istana Batu Tulis, Jokowi Bahas Pilpres 2019

0
1002
Bertemu Megawati di Istana Batu Tulis, Jokowi Bahas Pilpres 2019
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Batu Tulis, Bogor, Minggu (8/6/2018) malam.
Bagikan Berita Ini

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Batu Tulis, Bogor, Minggu (8/6/2018) malam.

“Pertemuan pada malam hari ini, Minggu 8 Juli 2018 berlangsung selama 1 jam 50 menit. Beberapa hal strategis dibahas terkait hasil kunjungan Presiden Bank Dunia, Persiapan Asian Games, berbagai agenda strategis bangsa dan negara, termasuk pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden,” terang Hasto dalam keterangan persnya kepada wartawan, Senin (9/7/2018).

Menurutnya, pertemuan kedua pemimpin secara periodik baik di Istana Merdeka, Istana Bogor, maupun Istana Batu Tulis tersebut sangat penting.

“Istana Batu Tulis sangat cocok, teduh, menghadap Gunung Salak dengan gemuruh air sungai yang menciptakan suasana kontemplatif, serta  membangun suasana kebatinan yang baik untuk membahas berbagai agenda strategis bangsa dan negara, jauh di atas kepentingan pribadi atau golongan. Semua yang dibahas untuk kemajuan Indonesia Raya,” ujar Hasto.

Selain itu, sambung dia, pertemuan Batu Tulis tersebut menepis berbagai anggapan dari berbagai pengamat politik yang mencoba membuat jarak bahkan memisahkan antara Presiden Jokowi dengan Ibu Megawati dan PDI Perjuangan.

“Kepemimpinan Ibu Mega dan Pak Jokowi itu saling melengkapi dan satu kesatuan. Ibu Mega sangat kokoh dalam prinsip, dan berpolitik dengan keyakinan untuk rakyat; sementara Pak Jokowi dengan kemampuan teknokratisnya serta model kepemimpinan yang membangun dialog, merangkul, dan terus membumikan Pancasila dalam tradisi kepemimpinan yang turun ke bawah, atau merakyat,” tandasnya.

“Kedua pemimpin bangsa tersebut, dengan demikian, saling melengkapi, bersinergi, dan disatukan oleh emotional bonding (ikatan emosional) dengan Bung Karno, Proklamator dan Bapak Bangsa Indonesia,” imbuhnya.

Berkaitan dengan siapa yang akan diputuskan sebagai cawapres, nama sudah mengerucut dan sudah dikantongi Jokowi.

“Pengumuman dilakukan pada momentum tepat, dan dalam cuaca yang cerah, secerah ketika matahari terbit dari timur. Jadi tunggu saja dan sabar,” tutup Hasto.(Ra)


Bagikan Berita Ini




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here