Semangat Spartan Akan Lahir Jika Gerindra-Demokrat Bersatu

0
557
Semangat Spartan Akan Lahir Jika Gerindra-Demokrat Bersatu
Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama Agus Harimurti Yudoyono.
Bagikan Berita Ini

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Ketua DPP Partai Demokrat (PD) Jansen Sitindaon mengatakan, jika Partai Gerindra dan Demokrat bersatu maka akan ada sinergi positif dalam menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

“Dua partai besar bersatu (Gerindra dan Demokrat) mengusung kader terbaiknya pastilah juga akan memunculkan semangat ‘spartan’ tersendiri di kader kedua Partai yang tersebar diseluruh Indonesia ini,” kata Jansen di Jakarta, Senin (9/7/2018) sore.

“Inilah yang dinamakan Demokrat-Gerindra bersatu, yakni Low Cost High Performance,” tegas Jansen.

Jansen yang juga Dewan Pakar Jaringan Nusantara menyebutkan, urusan logistik yang dilakukan Prabowo dan Gerindra beberapa waktu belakangan ini juga merupakan langkah tepat.

“Disadari atau tidak, dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam penggalangan dana, bisa juga dijadikan alat ukur sejauh mana sebenarnya antusiasme dan dukungan masyarakat kepada Prabowo sebagai calon Presiden,” ujarnya.

“Sekaligus bisa juga sebagai pembanding untuk mengukur betul tidaknya dukungan terhadap Prabowo didalam berbagai survey belakangan ini yang angkanya agak anomali ditengah anjloknya elektibilitas petahana,” imbuh Jansen.

Hal yang menarik juga adalah, masyarakat akan sangat bersimpati dengan usaha Prabowo ini.

“Dimana isu bahwa Prabowo tidak punya logistik untuk nyapres menunjukan kemandiriannya. Bebas dari dukungan asing dan aseng,” tegasnya.

Lebih jauh, Jansen juga menegaskan, bahwa duet Prabowo-AHY ini juga jelas mampu menekan kebutuhan logistik Pilpres 2019 nanti.

“Karena didukung dua Partai besar yang telah melebihi syarat threshold pencalonan sehingga tidak lagi butuh mahar. Jaringan struktur Partai Demokrat dan Gerindra juga sudah lengkap dan eksis berdiri diseluruh pelosok Indonesia ini,” bebernya.

“Sehingga biaya saksi yang biasanya menguras logistik besar sekali, juga pasti akan minimal di pasangan ini. Pasangan ini menunjukkan hadir sebagai simbol capres dan cawapres berdaulat. Bukan capres dan cawapres boneka yang disokong uang asing dan aseng,” pungkas Jansen.(Ra)


Bagikan Berita Ini




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here