Idrus Marham di Tahan, KPK Mulai Telusuri Aliran Dana Suap PLTU Riau ke Partai Golkar

0
1031
Idrus Marham di Tahan, KPK Mulai Telusuri Aliran Dana Suap PLTU Riau ke Partai Golkar
Idrus Marham mengenakan rompi oranye, saat keluar dari Gedung KPK, Jumat (31/8/2018) malam.
Bagikan Berita Ini

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai membidik dugaan aliran dana ke Partai Golkar hasil dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-1, pasca menahan mantan Sekjen Golkar, Idrus Marham.

Soal dugaan aliran dana suap ke Partai Golkar pertama kali disampaikan mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih.

Aliran dana proyek PLTU Riau-1 itu diduga digunakan untuk Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar pada Desember 2017. Eni kala itu merupakan Bendahara Umum Munaslub Golkar.

“Yang bersangkutan sudah menyampaikan, salah satunya digunakan untuk munaslub,” kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, di Jakarta, Jumat, (31/08/2018).

Marwata menyebut Eni diduga mendapatkan uang suap untuk memuluskan kesepakatan kontrak kerja sama proyek pembangunan PLTU Riau-1. Eni mendapatkan uang dari tersangka lainnya yakni Johannes B Kotjo.

“Ya, semua orang boleh menyangkal, boleh membantah ya, tapi nanti kan akhirnya di pembuktian begitu kan,” ujar Marwata.

Idrus Marham ditahan untuk 20 hari ke depan di Rumah Tahanan Cabang KPK, Jakarta Timur untuk keperluan pemeriksaan. (ra/tm)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini