Ketum Pemuda Muhammadiyah, Sunanto Sampaikan Duka Cita Atas Bencana Tsunami Selat Sunda

0
436
Ketum Pemuda Muhammadiyah, Sunanto Sampaikan Duka Cita Atas Bencana Tsunami Selat Sunda
Sunanto, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah.
Bagikan Berita Ini

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah mengungkapkan turut berduka sedalam-dalamnya kepada korban akibat tsunami yang terjadi di Selat Sunda, Banten, dan Lampung Selatan.

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Sunanto menginstruksikan kepada pengurus dan kader-kader Pemuda Muhammadiyah turut membantu para korban, baik itu melalui lembaga tanggap bencana Muhammadiyah atau yang lain.

BACA JUGA: Korban Tsunami Selat Sunda: 168 Orang Tewas, 745 Luka-luka

“Muhammadiyah melalui MDMC telah bergerak dan Poskoor saat ini berada di Desa Teluk Kec Labuan-Banten. Saya juga meminta kepada seluruh pimpinan wilayah pemuda muhammadiyah untuk segera bergerak melakukan aksi kemanusiaan” ungkap Ketum Pemuda Muhammadiyah yang akrab disapa Cak Nanto ini.

Info saat ini, tambah Cak Nanto, masyarakat korban bencana tsunami di Selat Sunda membutuhkan sembako, sheltet sementara, posko kesehatan dengan tenaga medis, dan kebutuhan lainnya.

BACA JUGA: Jokowi: Survei Terakhir Posisi Sama, 47-47 Persen

“Bagi masyarakat yang ingin memberikan sumbangan kepada korban dapat disalurkan ke rekening 709898.9735, Bank Syariah Mandiri, atas nama Lazismu, Kota Serang” imbau Cak Nanto.

Menurut BNPB dampak Tsunami Selat Sunda telah mengakibatkan 43 Meninggal Dunia, 584 Orang Luka-Luka dan 2 Orang Hilang. Di daerah Pandenglang, Lampung Selatan dan Serang terus bertambah.

BACA JUGA: IMM Bali Kecam Aksi Genosida Komunis China Terhadap Etnis Uighur

Hingga 23/12/2018 pukul 07.00 WIB, data sementara jumlah korban dari bencana tsunami di Selat Sunda tercatat 40 orang meninggal dunia, 584 orang luka-luka dan 2 orang hilang. Kerugian fisik meliputi 430 unit rumah rusak berat, 9 hotel rusak berat, 10 kapal rusak berat dan puluhan rusak.

Di Kabupaten Pandeglang tercatat 33 orang meninggal dunia, 491 orang luka-luka, 400 unit rumah rusak berat, 9 hotel rusak berat, dan 10 kapal rusak berat. Daerah yang terdampak adalah permukiman dan kawasan wisata di sepanjang Pantai seperti Pantai Tanjung Lesung, Sumur, Teluk Lada, Penimbang dan Carita. Saat kejadian banyak wisatawan berkunjung di pantai sepanjang Pandeglang.

BACA JUGA: LPJ Pengurus Lama Ditolak, Haris Pertama Terpilih Ketum KNPI Periode 2018-2021

Di Lampung Selatan, 7 orang meninggal dunia, 89 orang luka-luka dan 30 unit rumah rusak berat. Sedangkan di Serang tercatat 3 orang meninggal dunia, 4 orang luka-luka dan 2 orang hilang. (Ra)


Bagikan Berita Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here