Anies Baswedan Kritik Cara Bawaslu Tangani Dugaan Pelanggaran Pemilu

0
409
Sore Ini, Gubernur Anies Rombak Ratusan Pejabat Kepala Dinas, Camat, dan Lurah
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan
Bagikan Berita Ini

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengkritik cara Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam menyikapi laporan masyarakat soal dugaan pelanggaran pemilu.

Menurut Anies, Bawaslu harusnya terlebih dahulu melakukan verifikasi, sebelum pemeriksaan dilakukan. Pasalnya kata Anies, kesannya Bawaslu hanya mengurusi hal-hal yang dianggap remeh temeh.

BACA JUGA: Yusril Menanggapi Desakan Mundur dari Jabatan Ketua Umum PBB

Kalau pola demikian yang digunakan Bawaslu, Anies khawatir dapat mengganggu kegiatan kampanye yang dilakukan oleh pihaknya dalam menyambut Pemilu 2019.

“Ada banyak hal yang bisa dilaporkan, tapi kalau kami merespon pada setiap laporan tanpa memikirkan tentang substansinya, nanti proses kampanye kami menjadi proses kampanye yang fokus pada hal remeh temeh,” tutur Anies di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat (11/01/2019) malam.

BACA JUGA: Bahas Persatuan dan Kebangsaan, Pemuda Muhammadiyah Silaturahmi ke Panglima TNI

Anies berharap Bawaslu dapat belajar dari kasus pose dua jari yang dilakukan dirinya, yang kemudian diputuskan Bawaslu Bogor tidak ada pelanggaran.

“Dari saya apresiasi (putusan Bawaslu), mudah-mudahan ini menjadi pelajaran bagi semuanya supaya fokus pada substansi,” ujarnya.

Saat diperiksa, Anies sudah menyarankan agar Bawaslu Kabupaten Bogor menggunakan akal sehat dalam menyikapi setiap laporan publik.

BACA JUGA: Formappi Minta SBY Ambil Tindakan Soal ‘Manuver’ Andi Arief

Jika pendekatan itu dilakukan Bawaslu, maka Bawaslu akan bisa membedakan laporan yang layak dan relevan dan laporan yang tidak layak dengan kewenangan Bawaslu.

“Saya katakan di dalam ruangan itu gunakan keakalsehatan dalam menilai setiap laporan. Jadi kalau kita menggunakan akal sehat, kewajaran, maka laporan-laporan itu dinilai aja mana yang layak mana yang tidak,” ujar Anies.

BACA JUGA: Debat Pilpres Putaran Pertama, Jokowi Bakal Putar Seperti Kaset Rusak

Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor Irfan Firmansyah mengatakan tidak ada pihak yang diuntungkan atau dirugikan dari pose dua jari yang dilakukan Anies tersebut.

“Berdasarkan rapat kedua di Sentra Gakkumdu yang terdiri dari Bawaslu Bogor, Polres Bogor dan Kejaksaan, memutuskan bahwa kesimpulannya laporan yang dilaporkan yang diduga ada pelanggaran yang dilakukan oleh terlapor itu tidak memenuhi unsur,” kata Irfan, Jumat, (11/01/2019). (ra/tm)


Bagikan Berita Ini




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here