Tarif Jalan Tol Trans Jawa Dituding Terlalu Mahal

0
954
Petugas akan memandu kendaraan menuju Jakarta untuk menggunakan jalan arteri.
Tol .
Bagikan Berita Ini

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Ketua Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K) Jawa Tengah, Ngargono menilai tarif tol Trans Jawa yang mulai diterapkan mulai Senin, (21/01/2019) dianggap terlalu mahal.

Menurut Ngargono, tarif Rp1.000 per kilometer dianggap kurang ramah bagi konsumen. Idealnya kata Ngargono, tarif per kilometer antara Rp500 sampai Rp700.

BACA JUGA: Pilpres 2019, Yusril: Aspirasi Kader PBB Mengarah ke Jokowi-Ma’aruf

Ngargono meminta pemerintah mengevaluasi besaran tarif tersebut, agar tidak memberatkan konsumen.

“Idealnya, untuk tarif Tol Trans Jawa ini pada kisaran Rp 500 sampai dengan Rp 700 per kilometer,” ungkapnya, menanggapi sosialisasi tarif Tol Trans Jawa yang bakal segera berlaku, Minggu, (20/01/2019).

BACA JUGA: Dapat Saweran dari Kiyai dan Santri, Sandiaga: Setiap ke Madura Matahari Terang

Ngargono menegaskan, jika tarif masih dianggap terlalu mahal, masyarakat akan berkurang minatnya untuk menggunakan tol Trans Jawa.

“Masyarakat pasti bakal menghitung benefit yang bisa didapatkan atas biaya yang sudah dikeluarkannya untuk menggunakan jalan tol tersebut. Sehingga mahalnya besaran tarif ini akan menjadi alasan yang utama,” tandas dia. (ak/tm)

 


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini