Pasien Membludak, Petugas Medis Tak Sempat Tangani Jasad Korban Virus Corona

5
989
Cina Tuding Militer AS Selundupkan Virus Corona ke Wuhan
Ilustrasi.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Korban virus corona semakin bertambah. Wabah yang menyebar dengan lesatan yang sangat mengkhawatirkan ini membuat suasana Kota Wuhan begitu mencekam. Terlebih ketika sebuah video beredar menampilkan tiga mayat korban wabah virus corona yang tergeletak di lantai sebuah rumah sakit di Cina yang tidak sempat tertangani.

BACA JUGA: Rampung, Draf Omnibus Law Akan Diserahkan ke Presiden Senin Besok

Dalam video di media sosial terlihat perawat dan petugas lainnya berjalan di sekitar jasad yang ditutupi kain putih. Sementara banyak pasien yang mengantre untuk mendapat pelayanan dan perawatan.

Video itu sendiri diunggah oleh seorang perawat di sana, yang dalam keterangannya ia menulis staf dan pasien terjebak bersama tiga jasad karena tidak ada yang mengambilnya.

Nampak petugas medis kerepotan dan mengerahkan semua daya untuk menangani pasien.

BACA JUGA: Dicecar 14 Pertanyaan, Hasyim Mengaku Tidak Tahu Wahyu Bermain Seorang Diri Atau Ada Orang Lain

Diberitakan oleh  Mirror, Jumat (24/1) malam, rumah sakit di Wuhan kehabisan topeng, kacamata, dan pakaian pelindung, sementara jumlah korban meningkat.

Di satu rumah sakit yang kewalahan, sebuah tenda telah didirikan di tempat parkir untuk merawat pasien karena tidak ada ruang di dalamnya.

Hingga kini, virus corona telah menewaskan 26 orang dan sedikitnya 800 orang terinfeksi.

BACA JUGA: Muhammadiyah Keluarkan Fatwa “Rokok Elektrik Haram”

Kian meluasnya wabah ini membuat China mengisolasi 10 kota untuk menekan penyebaran virus, pada Jumat (24/1). Dua kota yang menjadi sumber penyebaran wabah tersebut, Wuhan dan Huanggang, telah lebh dulu diisolasi.

Pemerintah China juga telah mengeluarkan larangan perjalanan melalui pesawat dan kereta dari dan menuju kota-kota yang resmi ditutup. Pihak berwenang mengumumkan seluruh kendaraan yang melintas akan melalui pengecekan.

BACA JUGA: Yakin Tak Terlibat Jiwasraya, Moeldoko Minta BAP Diperiksa

Tempat umum, layanan publik dan hiburan, sementara ditutup. China menjadi kota yang senyap.

Kasus penyebaran virus corona pertama kali dikonfirmasi pada 31 Desember lalu. Selain menginfeksi orang-orang di China, virus corona terdeteksi di Jepang, Hong Kong, Macau, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat, Singapura, dan Vietnam.(RA/TM)


Bagikan Berita Ini

5 KOMENTAR

  1. Bahkan bagi mantan ketua umum PP Muhammadiyah itu, pemerintah sudah memiliki alasan yang cukup untuk menyatakan bahwa Indonesia darurat wabah corona. Dengan begitu, maka upaya perlindungan kepada rakyat bisa ditingkatkan.

  2. Lippo Plaza Mampang diubah fungsinya sebagai rumah sakit darurat untuk menangani pasien positif covid-19. Segenap infrastruktur dan tenaga medis tengah dipersiapkan. Rencana akan selesai dalam waktu dua pekan.

  3. “Itu berlaku juga di seluruh dunia, tidak cukup jika hanya RS rujukan (yang menangani). Semua RS yang punya ICU, ventilator dan ruang isolasi turut berpartisipasi karena tidak mungkin semua ditanggulangi hanya oleh RS rujukan, dan hanya oleh dokter paru. Semua harus bergerak!” kata Faisal.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini