ICW Desak Mundur, Yasonna: Presiden Jokowi Yang Bisa Copot Saya

0
680
ICW Desak Mundur, Yasonna: Presiden Jokowi Yang Bisa Copot Saya
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly.
Bagikan Berita Ini

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly merespon usulan pencopotan dirinya sebagai Menteri oleh Indonesia Corruption Watch (ICW). Dia menegaskan, jabatannya tak bisa lepas kecuali atas dasar perintah Presiden karena Presiden yang punya kuasa untuk mencopot dirinya sebagai menteri.

“Yang bisa mencopot saya Presiden (Joko Widodo), bukan dia (ICW),” ujar Yasonna saat ditemui di Kompleks Parlemen RI, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (30/1/2020) malam.

BACA JUGA: Tabrak Dua UU, DPR Minta Mendag Cabut Permendag Ini

Belakangan Yasonna sendiri telah mendapat sorotan dari Presiden Joko Widodo terkait dirinya dan kasus suap caleg PDIP Harun Masiku. Melalui Sekretariat Negara, kata dia, Jokowi telah memperingatkan Yasonna untuk “berhati – hati” dalam menyampaikan informasi soal Harun.

“Pak Presiden bilang hati-hati, melalui Mensekneg, hati-hati Pak Menteri kan dicek ulang dicek ulang”, ucap Yasonna.

Namun, kata Yasonna, dirinya saat itu mempercayai keterangan jajarannya, termasuk Direktorat Jenderal Imigrasi ihwal keberadaan Harun yang masih berada di luar negeri. Ternyata, Harun sendiri sudah ada di dalam negeri sejak 7 Januari lalu.

BACA JUGA: 100 Hari Kerja, Jokowi: Tanya ke Menteri

“Kalau saya tidak percaya Dirjen menyampaikan dan Direktur TI siapa lagi yang saya percaya. Masa saya pergi ke (Bandara) Soekarno Hatta sana untuk cek kenapa bisa begitu. Saya kan percaya kepada data,” kesalnya.

Sebelumnya, ICW menyinggung pencopotan Ronny Sompie sebagai Dirjen Imigrasi oleh Yasonna terkait informasi keberadaan Harun Masiku. Peneliti ICW Kurnia Ramdhana menilai keliru bila Yasonna menanggalkan jabatan Ronny F Sompie dari Dirjen Imigrasi.

Dalam konteks kasus buronnya Harun Masiku, Kurnia menilai, seharusnya Yasonna lah yang dicopot dari jabatannya, bukan malah mengorbankan anak buahnya atas kasus tersebut.

BACA JUGA: Viral ‘Musala’ Dirusak, MUI: Jangan Cuma Teriak ‘Saya Pancasila’, Tapi Nihil Pengamalannya!

“Lebih baik Yasonna Laoly juga dicopot oleh Presiden Jokowi,” tandas Kurnia.

Kurnia menjelaskan, bagaimanapun Yasonna adalah pemegang otoritas tertinggi di Kementerian Hukum dan HAM. Kurnia juga menyoal Yasonna yang pernah berkata tal sesuai dengan fakta terkait keberadaan Harun Masiku.

“Harusnya Yasonna ikut bertanggung jawab atas situasi hari ini. Efek dari kekeliruan data tersebut amat krusial, kerja penegak hukum jadi terganggu karena mempercayai begitu saja pernyataan Yasonna,” tambah Kurnia lagi.

BACA JUGA: KPU Denpasar Seleksi Tes Tertulis 77 Calon Anggota PPK

Namun, Yasonna bersikukuh merasa tidak ada yang salah atas keputusannya mendisfungsionalkan Ronny Sompie. Ia menyebut Ronny adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas kekisruhan lokasi tersangka suap Caleg PDIP Harun Masiku. (ra/tm)


Bagikan Berita Ini



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here