Dampak Covid-19, Gaji Staf AirAsia Dipotong Hingga 75 Persen

0
605
Dampak Covid-19, Gaji Staf AirAsia Dipotong Hingga 75 Persen
Maskapai asal Malaysia, AirAsia Group.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Pendiri maskapai asal Malaysia, AirAsia Group, Tony Fernandes mengaku tidak akan menerima gaji dan stafnya pun telah setuju untuk pemotongan gaji karena dampak dari wabah virus corona baru.

Hal itu Fernandes sampaikan dalam akun Instagramnya pada Sabtu malam (11/4) seperti dimuat CNA.

BACA JUGA: Dua Polisi Tewas, Anggota TNI yang Diduga Terlibat Pertikaian di Papua Diamankan

“(Saya) dan CEO Kamarudin Meranun tidak akan menerima gaji selama periode ini,” tulisnya.

Selain itu, semua staf di bawah naungan AirAsia Group juga telah menerima pemotongan gaji mulai 15 hingga 75 persen, tergantung pada berapa lama mereka bekerja sebagai langkah bersama untuk menangani wabah.

Menurut Fernandes, AirAsia saat ini tidak memiliki pemasukan di mana 96 persen armadanya juga dikandangkan.

BACA JUGA: Mengenal Skyquake, Fenomena Suara Dentuman Misterius dari Langit

Kendati begitu, tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan oleh maskapai murah ini terhadap stafnya seperti yang dilakukan beberapa maskapai lain.

“Kami masih memiliki komitmen keuangan berkelanjutan yang signifikan seperti pemasok bahan bakar dan agen penyewaan,” katanya.

Untuk mempertahankan diri, AirAsia juga meminta konsumen untuk menerima penawaran kredit bagi jadwal penerbangan yang dibatalkan alih-alih pengembalian uang.

BACA JUGA: Din Syamsuddin Setuju Perppu Corona Digugat ke MK

Sejak Maret, AirAsia telah menangguhkan sebagian besar penerbangannya dan mengandangkan sebagian besar pesawatnya di pusat Kuala Lumpur sampai 31 Mei.(ra/tm)


Bagikan Berita Ini


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here