Indef Prediksi Perekonomian Indonesia Akan Pulih di 2021

0
890
Indef Prediksi Perekonomian Indonesia Akan Pulih di 2021
Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira.
Bagikan Berita Ini

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira memprediksi perekonomian Indonesia akan pulih kembali pada 2021 usai wabah korona diperkirakan berakhir pada September 2020.

“Kemungkinan kalau kita melihat pemulihan perekonomian akan terjadi pada tahun 2021,” kata Bhima Yudhistira dalam diskusi daring di Jakarta, Senin (27/4/2020).

BACA JUGA: DPR Sebut Sembako Jokowi Layak Disebut Bantuan Langsung Lempar Keluar

Bhima menerangkan, prediksi pemulihan ekonomi tersebut dilandasi pada proyeksi berbasis data driven dari Singapura yang menyebut pandemi korona diperkirakan berakhir pada September 2020. Dia mengatakan bahwa harapannya usai pandemi ini berakhir pada September, perlahan-lahan lapangan kerja mulai kembali dibuka.

Berdasarkan data pemerintah sampai 26 Maret 2020, awalnya Guru Besar Statistika Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dedi Rosadidan timnya memprediksi sementara akhir pandemi terjadi pada akhir Mei 2020 dengan total penderita positif Covid-19 mencapai 6.174 kasus.

BACA JUGA: Whatsapp Eks Ketua MK Hamdan Zoelva Diretas, Pelaku Minta Duit Jutaan Rupiah

Namun, mengacu dengan data publikasi terbaru pemerintah hingga 23 April 2020, persebaran Covid-19 di Indonesia diprediksi mencapai puncaknya pada Mei 2020 dan kemudian mereda pada akhir Juli 2020 dengan perkiraan proyeksi total penderita positif Covid-19 di angka 31 ribuan kasus.

Prediksi itu menggunakan pemodelan probabilistik dengan dasar data nyata atau probabilistik data-driven model (PDDM), dengan asumsi waktu puncak tunggal. Namun, Dedi mengungkapkan prediksi dari metode yang ia gunakan hanya bersifat bersifat sementara dan memerlukan pembaharuan secara berkala sesuai data yang ada untuk prediksi jangka panjang.

BACA JUGA: Dampak Covid-19, DPR Sebut Pariwisata Bali Terpukul Mengalami Kerugian Rp139 Triliun

Dia juga memaparkan setidaknya ada sejumlah hal penting yang harus diwaspadai dalam beberapa waktu ke depan yang berpotensi persebaran virus terjadi berubah-ubah, yakni bisa lebih cepat atau lebih lambat dari yang diprediksikan.(ra/tm)


Bagikan Berita Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here