Karyawan ini Tega Merampok Minimarket Tempat Kerjanya Untuk Bekal Mudik

0
22542
Karyawan ini Tega Merampok Minimarket Tempat Kerjanya Untuk Bekal Mudik
Diki Yogi Irawan.
Bagikan Berita Ini

DENPASAR (TEROPONGMETRO) – Aksi nekat dilakukan Diki Yogi Irawan (32) yang merampok di toko tempatnya bekerja di Minimarket Top & Top di Jalan Tangkuban Perahu, Padang Sumbu Kelod, Denpasar Barat, Minggu (17/5/2020).

Aksi perampokan itu dapat digagalkan temannya dengan dibantu warga sekitar. Pelaku mengaku nekat merampok tempatnya bekerja karena tidak diberikan pinjaman uang oleh majikannya, 11 Mei lalu. Padahal tersangka berniat pulang kampung.

BACA JUGA: Inggris Keluarkan Rejim Tarif Baru Pasca Brexit

Jengkel pinjaman tidak diberikan, pelaku berencana merampok tempat kerjanya dan mengatur strategi perampokan itu. Sekitar pukul 07.00 Wita, diam-diam pelaku mengambil sepeda motor temannya di kos tanpa seizin pemiliknya. Pelaku lalu melepas plat nopol motor tersebut dan menuju TKP.

Setibanya di sana, minimarket sedang sepi. Pelaku masuk ke toko dan menanyakan lakban kepada penjaga toko, Maulida (18). Setelah mengambil lakban pelaku kembali menanyakan sandal jepit kepada korban dan ditunjukkan ke belakang toko.

Pada saat itulah, pelaku Diki mengeluarkan pisau dari lipatan jaketnya. Pisau itu ditodongkan ke leher korban sembari minta uang. Tapi korban Maulida terus berontak sembari berteriak minta tolong.

BACA JUGA: Jokowi Sampaikan Terima Kasih kepada Ormas Islam Bantu Pemerintah Tangani COVID-19

Mendengar teriakan korban, Saksi Samsul Hadi (22) yang sedang berada di luar, masuk ke dalam toko. Saksi yang tinggal di Jalan Gunung Athena, Denbar itu berusaha memiting tersangka dari belakang.

Pelaku melawan dan berniat mengambil pisau, namun keburu diambil saksi. Warga setempat yang mendengar teriakan itu memberikan pertolongan dan akhirnya berhasil mengamankan pelaku.

Sementara, Kanitreskrim Polsek Denbar Iptu Andi Muh. Nurul Yaqin, Selasa (19/5), mengatakan dari hasil penyidikan, pelaku merampok karena tak punya uang bekal untuk mudik dan minjam uang ke bosnya tapi hanya diberi uang gaji saja.

“Dari hasil interogasi kami, tersangka Diki mengaku terpaksa merampok karena jengkel tidak dikasih pinjaman uang oleh bosnya. Kami masih mendalami keteranganya,” ujar Iptu Yaqin.(up)


Bagikan Berita Ini




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here