Satpol PP yang Sempat Baku Hantam dengan Habib Umar Akhirnya Cium Tanggan dan Meminta Maaf

0
2580
Satpol PP yang Sempat Baku Hantam dengan Habib Umar Akhirnya Cium Tanggan dan Meminta Maaf
Satpol PP Asmandi Meminta Maaf kepada Habib Umar Assegaf (Sumber foto : Video Youtube)
Bagikan Berita Ini

PASURUAN (TEROPONGMETRO) – Akhirnya anggota Satpol PP Asmadi yang sempat baku hantam dengan Habib Umar Assegaf di cek point PSBB di exit tol Satelit Surabaya, Rabu (20/5) lalu. Mendatangi Habib Umar untuk meminta maaf.

Ia datang bersama Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan dan Direktur Intelkam Polda Jatim, Jumat malam (22/5/2020).

BACA JUGA: Grafik Pandemi Covid-19 Belum Menurun, Yurianto Perbolehkan Warga Beli Baju Lebaran ke Pasar

Pada pertemuan tersebut, Asmadi meminta maaf sambil mencium tangan pengasuh Majelis Roudhotus Salaf Bangil itu. Terlihat Asmadi mencium tangan Habib Umar cukup lama dengan penuh penyesalan.

“Pak Habib dan seluruh keluarga, wabil khusus jamaah pengajian Majelis Roudhotus Salaf dimana pun berada, saya selaku pribadi maupun institusi, saya H Asmadi S.Sos, MSi, saya menyadari selaku manusia biasa, saya penuh khilaf,” ucap Asmadi dalam video yang dibagikan Abubakar Assegaf, Sabtu (23/5/2020).

Asmadi sempat curhat lantaran belum pernah bertemu dengan orang tuanya sejak virus Corona atau Covid-19 mewabah. Padahal, rumahnya hanya berjarak sekitar 4 km dari rumah orang tuanya.

“Saya hanya 4 kilometer dari orang tua saya dan saya belum pernah ketemu sampai sekarang, karena adek-adek saya melarang untuk ketemu dengan abah saya karena sudah rentan, umurnya 86 tahun,” ucap Asmadi.

BACA JUGA: 16 Tenaga Kesehatan RS Wahidin Makassar Positif Covid-19

Hal itulah yang membuat Asmadi terbebani sehingga tak bisa mengontrol emosi saat bertemu dengan Habib Umar Assegaf yang melanggar PSBB.

“Saya ini jarang pulang, selalu stand by di sana karena saya selaku perwira pengendali di exit tol Satelit itu yang memang penuh dengan pelayanan dengan masyarakat,” katanya.

Ia menyebut bahwa misi Kota Surabaya adalah melindungi warga, termasuk juga melindungi masyarakat yang akan berkunjung ke Surabaya.

“Saya mohon habib dan keluarga, termasuk juga Habib Umar bin Abdullah Assegaf, termasuk jamaah-jamaah beliau di majelis taqlim Roudhotus Salaf Bangil bisa memaafkan saya, karena kita manusia tempatnya khilaf dan dosa,” tandas Asmadi.(robi)


Bagikan Berita Ini




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here