Cegah Penularan Covid-19, BPJAMSOSTEK Denpasar Bagikan APD Dan Masker Serta Vitamin

0
3053
Cegah Penularan Covid-19, BPJAMSOSTEK Denpasar Bagikan APD Dan Masker Serta Vitamin
BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Bali Denpasar bagikan ribuan masker dan multivitamin serta puluhan paket APD kepada perusahaan yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, Sabtu (30/5/2020).
Bagikan Berita Ini

DENPASAR (TEROPONGMETRO) – Ribuan masker dan multivitamin serta puluhan paket Alat Pelindung Diri (APD) juga dibagikan BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Bali Denpasar kepada perusahaan yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, Sabtu (30/5/2020).

Bantuan berupa 12.476 masker, 1.830 multivitamin, 100 helm dan 24 akrilik poster dalam rangka mencegah dan meminimalisir penyebaran virus COVID-19.

BACA JUGA: Dandhy Laksono: Iman Brotoseno Tak Layak Jadi Dirut TVRI karena Ia Partisan

Penyerahan bantuan itu secara simbolis diserahkan oleh Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Bali Denpasar Mohamad Irfan, kepada 43 perwakilan perusahan di Denpasar. Pihaknya berkomitmen mendukung pemerintah dalam menghentikan pandemi COVID-19.

Mohamad Irfan mengatakan, BPJAMSOSTEK telah mengerahkan semua sumber dayanya untuk mendukung stake holder dalam menghadapi dampak pandemi COVID-19.

” Kepedulian BPJAMSOSTEK dalam upaya memutus rantai penularan COVID-19. Apalagi sekarang sudah diwajibkan memakai masker, mudah2an sumbangan ini akan sangat berguna bagi masyarakat Bali khususnya. Ini adalah salah satu bentuk kontribusi nyata BPJAMSOSTEK kepada Pemerintah Daerah, Pengusaha dan juga Pekerja,”ujar Irfan sapaan akrabnya di Denpasar, Sabtu (30/5/2020).

BACA JUGA: Abu Janda Akhirnya di Periksa Polisi Terkait Kasus Ujaran Kebencian

Kegiatan ini adalah realisasi penyelenggaraan kegiatan promotif dan preventif untuk membantu perusahaan dalam melaksanakan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) bagi pekerja di perusahaan.

Bantuan itu dalam bentuk pemberian multivitamin dan masker ini bertujuan untuk perlindungan dan pencegahan pekerja dari penularan virus serta meningkatkan daya tahan tubuh pekerja terhadap penyakit.

Selain pemberian multivitamin, APD dan masker juga diberikan pada para pekerja. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respon situasi bencana wabah penyakit Covid-19 dalam upaya membantu pencegahan penularan diantara pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Ia melanjutkan bahwa masa pandemi COVID 19, BPJAMSOSTEK Bali Denpasar beberapa kali telah memberikan bantuan berupa sembako maupun APD. Diantaranya 200 paket sembako bagi pekerja yg ter PHK melalui Dinas Sosial Kota Denpasar, 4000 paket sembako kepada masyarakat terkena dampak Covid 19 melalui tokoh masyarakat, 5000 masker kepada pemerintah kota denpasar yang diterima langsung oleh Bapak Walikota Denpasar, serta bantuan2 di tempat lainnya yang diharapkan dapat membantu masyarakat dan pekerja yang terdampak COVID 19.

BACA JUGA: Masa Kerja Dari Rumah ASN Diperpanjang Hingga 4 Juni

Pandemi COVID-19 diakui Irfan memicu klaim pada program Jaminan Hari Tua (JHT). Tren itu secara tidak langsung menunjukkan bahwa saat ini banyak tenaga kerja di Bali yang dirumahkan atau bahkan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

“BPJAMSOSTEK Cabang Bali Denpasar telah menyiapkan protokol Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik) dan antrian manual dengan menggunakan sistem daring atau “online”. Jadi peserta cukup mengakses antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id atau di aplikasi BPJSTKU serta bisa juga mengakses bit.ly/jhtmanualdenpasar sehingga tidak perlu datang ke kantor”, kata irfan.

Namun BPJAMSOSTEK juga mengakomodir peserta yang datang ke kantor dan telah membawa dokumen persyaratan lengkap untuk dapat dilakukan wawancara. Peserta dapat langsung memasukkan dokumen ke dalam dropbox, kemudian akan dilakukan proses wawancara menggunakan aplikasi zoom yang telah disiapkan melalui 5 buah komputer sehingga protokol kesehatan social distancing dan physical distancing dapat dilaksanakan.

BACA JUGA: Menakar Calon Panglima TNI, Ini Kata Praktisi Intelijen

Irfan menambahkan bahwa realisasi pembayaran klaim bagi peserta BPJAMSOSTEK di wilayah kerjanya dari periode Januari 2020 hingga saat ini.

“Untuk klaim Jaminan Hari Tua yang dibayarkan untuk 9.139 kasus dengan nilai nominal klaim sebesar Rp136 miliar. Sedangkan untuk Jaminan Kecelakaan Kerja ada 1.285 kasus dengan pembayaran klaim sebesar Rp12 miliar”, tegasnya.

“Sedangkan Jaminan Kematian untuk 141 kasus dengan nominal Rp5,3 miliar dan Jaminan Pensiun 2.149 kasus dengan nominal Rp2,3 miliar”, tutupnya. (up/tm)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini