Ade Armando Hina Din Syamsuddin, Pemuda Muhammadiyah Bawa ke Jalur Hukum

2
24696
Ade Armando Hina Din Syamsuddin, Pemuda Muhammadiyah Bawa ke Jalur Hukum
Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah (Jateng), mengirimkan somasi kepada Ade Armando atas unggahannya di media sosial yang mendiskreditkan Muhammadiyah.
Bagikan Berita Ini

SEMARANG (TEROPONGMETRO) – Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah (Jateng), mengirimkan somasi kepada Ade Armando atas unggahannya di media sosial yang mendiskreditkan Muhammadiyah.

Wakil Ketua PWPM Jateng, Andika Budi Riswanto, menduga unggahan Ade merupakan pencemaran nama baik dan fitnah yang sangat menyakitkan bagi warga Muhammadiyah.

BACA JUGA: Wow, Ternyata Tunjangan Kerja Direksi Baru TVRI sebesar Rp12 M!

“Pertama fitnah tuduhan Muhammadiyah telah menggulirkan isu pemakzulan Presiden. Kedua penghinaan dan pencemaran nama baik kepada Bapak Din Syamsudin, dengan menyebutkan si dungu kepada tokoh nasional yang merupakan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2005-2010 dan Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat tahun 2015-2020,” kata Andika melalui surat resminya, Senin (1/6/20).

Andika mengatakan, jika dalam tempo paling lama tujuh hari setelah somasi ini diterbitkan, tidak ada itikad baik dari pemilik dan admin akun facebook Ade Armando untuk melaksanakan isi somasi ini, maka pihaknya akan melakukan upaya-upaya hukum. “Kami akan melaporkan tindak pidana dan melakukan tindakan hukum lain yang dianggap perlu,” tuturnya.

BACA JUGA: Positif Covid-19 Masih Meningkat Jelang New Normal, Hari Ini Totalnya Capai 26.940 Orang

Menurut Andika, postingan tersebut dilakukan dengan sengaja untuk menyerang kehormatan dan nama baik Persyarikatan Muhammadiyah dan pribadi Din Syamsudin. Perbuatan Ade dinilai telah masuk dalam unsur pidana melanggar Pasal 27 ayat (3) UU ITE yang berbunyi: “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik”.

BACA JUGA: Pilkada Serentak 2020 Butuh Dana Tambahan Rp 535 Miliar

Dengan ancaman pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 45 ayat (3) UU 19/2016, yakni: “Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah)”.

BACA JUGA: Bintang Puspayoga Larang Tayangan Iklan, Promosi dan Sponsor Rokok

“Kokam PWPM Jawa Tengah mengutuk keras tindakan tersebut dan menuntut kepada pemilik dan admin akun facebook Ade Armando untuk mencabut postingannya di media social facebook pada tanggal 1 Juni 2020 tersebut, serta menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Persyarikatan Muhammadiyah dan kepada Prof Din Syamsudin, terkait postingannya tersebut melalui lima media massa televisi nasional, lima media massa cetak nasional, lima media massa berbasis jaringan internet nasional, dan di halaman media-media social Ade Armando,” katanya.

BACA JUGA: Jaga Jarak, Muhammadiyah Kaji Sholat Jumat Lebih dari Satu Angkatan

Pagi tadi, akun media sosial facebook Ade Armando memposting secara umum status yang berbunyi: ”Isu pemakzulan Presiden digulirkan Muhammadiyah. Keynote Speakernya Din Syamsudin, si dungu yang bilang konser virtual Corona menunjukkan pemerintah bergembira di atas penderitaan rakyat” dengan melampirkan flyer foto Bapak Din Syamsudin dibawahnya.(dz)


Bagikan Berita Ini


2 KOMENTAR

  1. Gak usah terlalu aroganlah katanya kebebasan berbicara dijamin uu sekelas presiden dihina dibilang plonga plongo aman2 saja gak ada yg dilaporkan jangan merasa paling pinter dan benar sendiri gw boleh org lain jangan gitu maksudnya CILOKO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here