Biaya Sekolah Tetap Sama, Orang Tua Murid Curhat Keberatan Bayar SPP Secara Penuh saat Pandemi Covid-19

0
8021
Biaya Sekolah Tetap Sama, Orang Tua Murid Curhat Keberatan Bayar SPP Secara Penuh saat Pandemi Covid-19
Ilustrasi pembelajaran secara daring.
Bagikan Berita Ini

DENPASAR (TEROPONGMETRO) – Selama tiga bulan terakhir pelajar di Tanah Air melaksanakan sistem belajar di rumah (BRD) karena pandemi COVID-19. Namun, banyak orang tua siswa yang mengeluhkan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) yang harus dibayar penuh selama pandemi.

Seperti yang dirasakan Ratih Saraswati (31), ibu tiga anak ini mengatakan bahwa ia harus membayar penuh SPP anaknya di salah satu sekolah dasar dan sekolah menengah pertama swasta di Denpasar. Padahal selama wabah corona, penghasilan suaminya berkurang karena tidak ada pekerjaan yang di dapat sebagai wiraswasta.

BACA JUGA: Empat Dokter Makassar Meninggal Karena Covid 19, Tolong Patuhi Protokol Kesehatan

Menurut ratih, ia juga harus mengeluarkan uang lebih hingga Rp 300 ribu untuk membeli paket data untuk dua anaknya yang bersekolah di SD dan SMP.

“Jadi saya harus bayar itu full, tagihannya sudah dikirim dari Maret sampai Mei, sebulannya Rp 750 ribu dan 550 ribu, dikali tiga bulan, belum lagi ada pengeluaran paket data Rp 300 ribu sebulan, saya pusing juga nih,” kata ibu ratih kepada teropongmetro.com, Selasa (16/6/20).

Menurutnya, pembayaran SPP secara penuh tidak adil karena selama pandemi pembelajaran sepenuhnya dilaksanakan di rumah, otomatis ia pun menjadi guru untuk anak-akanya, sembari melaksanakan tugas rumah tangga yang lain.

BACA JUGA: Fraksi PAN: Kalau Sekadar Cetak Uang, BI Tidak Perlu Rekomendasi Banggar DPR

Ratih juga mencoba menghubungi pihak sekolah melalui wali kelas anaknya, namun tidak ada respons yang berarti dari pihak sekolah. Saat ini Saras hanya berharap ada keringanan untuk pembayaran SPP anaknya.

“Saya ingin minta keringanan ke pihak sekolah, cuma ini bingung juga kan sekolahnya ditutup sementara, terus grup WA (WhatsApp) untuk orang tua siswa kurang aktif, saya cuma bilang ke wali kelas anak, tapi ya enggak terlalu ditanggapin,” lanjutnya.(ifan)


Bagikan Berita Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here