UGD RS Puri Raharja Denpasar Ditutup Sementara, Usai 7 Tenaga Medisnya Positif COVID-19

0
4837
UGD RS Puri Raharja Denpasar Ditutup Sementara, Usai 7 Tenaga Medisnya Positif COVID-19
UGD RSU Puri Raharja, Denpasar, Bali.
Bagikan Berita Ini

DENPASAR (TEROPONGMETRO) – Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit (RS) Puri Raharja Denpasar, Bali, secara mendadak ditutup selama lima hari mulai 1 Juli 2020. Keputusan itu diambil setelah ditemukan tujuh tenaga kesehatannya yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Manajer Marketing IT Rumah Sakit Puri Raharja, I Gusti Nyoman Tongki Adiyono mengatakan ada staf di UGD dan direktur yang positif covid-19. untuk mengurangi risiko transmisi khususnya di UGD dan rumah sakit pada umumnya, maka mulai tanggal 1 Juli pelayanan UGD ditutup dan dibuka kembali tanggal 5 Juli.

BACA JUGA: Begini Cara Klaim Token Listrik Gratis PLN Bulan Juli

“Ada 4 perawat dan 3 dokter umum yang terpapar dan terkonfirmasi COVID-19, empat orang diantaranya dirawat di RS, dua orang di tempat karantina dan satu orang di hotel. Kondisi semuanya stabil dan sampai saat ini masih menunggu hasil swab,” kata Nyoman Tongki Adiyono saat dikonfirmasi, Rabu (1/7/20).

Nyoman menjelaskan, empat orang tenaga kesehatan yang positif COVID-19, dirawat di tiga rumah sakit rujukan diantaranya di RS PTN Universitas Udayana, RS Bali Mandara dan RSUP Sanglah, Denpasar.

Meski layanan UGD ditutup, pihak rumah sakit kata Nyoman sudah menyediakan tempat khusus sebagai tempat UGD darurat apabila sewaktu-waktu ada masyarakat butuh layanan. Mengenai pelayanan lain, masih tetap dibuka dengan standar protokol kesehatan yang ketat.

BACA JUGA: Soal Reshuffle Kabinet, PDIP : Jokowi Belum Beri Tahu Ketum Partai

“Ya yang tutup hanya UGD saja yang lainnya seperti layanan rawat jalan dan lain-lain masih tetap dibuka, penutupan UGD ini kan juga untuk sterilisasi ruangan demi menekan penyebaran rantai virus COVID-19,” tuturnya.

Ia mengatakan bagi pasien atau pengunjung diimbau agar wajib menggunakan masker ketika datang ke RS. Manajemen rumah sakit juga melakukan pengetatan protokol kesehatan bagi semua orang tanpa kecuali. Hal ini dilakukan agar semua pegawai dan tenaga medis serta lingkungan rumah sakit terhindar dari penularan covid-19.

Akses pengunjung juga dipermudah karena bagian Poliklinik telah membuka reservasi melalui online untuk mengurangi kerumunan di RS. Kata dia RSU Puri Raharja juga membatasi kunjungan dari keluarga pasien.

BACA JUGA: Bantah Walikota Risma, Dirut: Mayoritas Pasien RSUD Dr Soetomo dari Surabaya

Sebelumnya, penutupan UGD di RSU Puri Raharja sempat ramai diperbincangkan setelah pihak rumah sakit mengeluarkan pengumuman perihal penutupan layanan UGD. Surat dengan No: 77/interen/RSPR/VI/2020 yang ditanda tangani langsung oleh A.A Made Naradipa selaku Direktur Pelayanan, Keperawatan dan Marketing itu telah diterbitkan pada Selasa (30/6) kemarin.(up)


Bagikan Berita Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here