Antisipasi Penyebaran Covid-19, KPU Karangasem Lakukan Rapid Test Pada Badan Ad Hoc

0
474
Bagikan Berita Ini

KARANGASEM (TEROPONGMETRO) – Untuk menyukseskan penyelenggara Pilkada serentak tahun 2020 dan mengantisipasi adanya penyebaran virus Corona ( COVID-19 ) ,Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karangasem melakukan rapid test kepada petugas ad hoc yaitu PPDP, PPS dan PPK dengan sekretariatnya di kantor camat se Kabupaten Karangaem Jumat 9/7.

BACA JUGA: Akhirnya, WHO Akui Virus Corona Baru Bisa Menyebar Lewat Udara

Rapid test ini diwajibkan untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan sekretariat PPS yang akan melakukan penyelenggaran pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karangasem 9 Desember 2020.

Ketua KPU Karangasem Krisna Adi Widana mengatakan, petugas PPDP yang menjalani Rapid Test itu dilakukan sebelum melakukan coklit serentak mulai tanggal 15 juli 2020 pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karangasem.

“Rapid test diwajibkan untuk memastikan petugas penyelenggara benar-benar sehat , dan tidak ada yang terpapar,”ucap Krisna.

BACA JUGA: Legislator PAN Berharap Partai yang Lolos Ke Senayan Bisa Usung Calon Presiden

Rapid test yang bekerjasama dengan Tim gugus tugas COVID-19 Dinas Kesehatan dilakukan kepada 1113 PPDP, 64 PPK dan 234 PPS secara berkala, dengan ketentuan tidak ada tahapan yang terlewati.

“Sementara ini ,petugas di Kecamatan yang memiliki jumlah paling banyak di dahulukan menjalani Rapid Test,”ujarnya.

BACA JUGA: Ombudsman: Biaya Rapid Test Selama Ini Gila-gilaan, Kenyataannya Bisa Rp150 Ribu

Ia menambakan ,KPU Karangasem akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan Rapid test kepada petugas Penyelenggara yang belum di tes agar di tes di setiap puskesmas ,” Apabila dalam rapid test tersebut ada yang reaktif, akan dilakukan isolasi selama 14 hari sesuai protokol covid 19,”ujarnya. (Fan)


Bagikan Berita Ini