GTPP Covid-19 Kota Denpasar Berikan Sosialisasi Dan Edukasi Tatanan Kehidupan Era Baru Pada masyarakat

0
888
GTPP Covid-19 Kota Denpasar Berikan Sosialisasi Dan Edukasi Tatanan Kehidupan Era Baru Pada masyarakat
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar bersama Satgas Desa Tegal Harum melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dan anak anak di seluruh desa di Kota Denpasar.
Bagikan Berita Ini

DENPASAR (TEROPONGMETRO) – Menghadapi tatanan kehidupan baru atau new normal Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar bersama Satgas Desa Tegal Harum melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dan anak anak di seluruh desa di Kota Denpasar.

Kali ini kegiatan sosialisasi dan edukasi berlangsung di Desa Tegal Harum. Hal ini disampaikan Kepala DPMD Kota Denpasar IB Alit Wiradana saat ditemui Sabtu (11/7).

BACA JUGA: Muchdi PR Dan Badarudin Picunang Gagal Kudeta Tommy Soeharto Melalui Munaslub

Dalam kesempatan itu Alit Wiradana mengatakan, sosialisasi dan edukasi ini sengaja diberikan kepada masyarakat dan anak anak agar mereka paham menghadapi dan menjalani tatanan kehidupan baru harus mengikuti protokol kesehatan sehingga dapat terhindar dari penyebaran virus Covid 19.

Maka dari itu dalam sosialisasi tersebut pihaknya mengimbau masyarakat dan anak-anak untuk mengikuti dan mentaati protokol kesehatan. Yakni selalu menggunakan masker, menjaga jarak, sering cuci tangan dengan sabun dan dengan air mengalir, kalau tidak ada air gunakan sanitizer dan Jangan keluar rumah kalau tidak ada kepentingan yang mendesak. Dengan langkah tersebut sedikit tidaknya masyarakat bisa terbebas dari penularan covid 19.

BACA JUGA: Jelang Coklit, KPU Denpasar Bimtek Pemutakhiran Data Pemilih Pilkada 2020

Tidak hanya itu Alit Wiradana mengaku menghadapi new normal tempat-tempat keramaian juga perlu adanya pengawasan. Maka dari itu dalam kesempatan itu ia mengharapkan pihak banjar dan desa juga harus ikut berperan dalam mengawasi serta memberikan sosialisasi dan edukasi masalah protokol kesehatan. “Dengan demikian masyarakat bisa disiplin dan melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin,” jelas Alit Wiradana.

Lebih lanjut Alit Wiradana mengatakan, dalam memutus mata rantai covid 19 harus dilakukan secara bersama oleh seluruh komponen. Dari hal itu maka dalam sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dan anak anak di Desa Tegal Harum juga melibatkan Babinkamtibmas, Babinsa , pecalang, linmas kelian adat, dan satgas desa.

BACA JUGA: Kematian Pasien COVID-19 di Jatim Tinggi Sekali, Apa Masalahnya?

Sosialisasi dan edukasi yang diberikan ternyata disambut antusias oleh masyarakat. Dengan langkah itu pihaknya berharap langkah ini menjadi strategis yang tepat untuk mencegah penyebaran virus Corona. Selain itu ia juga mengharapkan masyarakat semakin sadar untuk selalu menjaga kebersihan diri sendiri maupun lingkungan. Bahkan sosialisasi ini dapat menumbuhkan sikap solidaritas, gotong royong supaya covid 19 bisa diatasi, dengan demikian perekonomi kembali pulih san aktivitas. Masyarakat kembali normal. (Humas)


Bagikan Berita Ini