Jelang Pilkada 2020, KPU Denpasar Coklit Sekda Rai Iswara

0
3563
Jelang Pilkada 2020, KPU Denpasar Coklit Sekda Rai Iswara
Gerakan Coklit (pencocokan dan penelitian) dan Klik Serentak untuk pemutkahiran data pemilih dalam Pilkada 2020 di Kota Denpasar menyasar Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara, yang ditemui langsung di kediaman pada Sabtu (25/7).
Bagikan Berita Ini

DENPASAR (TEROPONGMETRO) — Gerakan Coklit (pencocokan dan penelitian) dan Klik Serentak untuk pemutkahiran data pemilih dalam Pilkada 2020 di Kota Denpasar menyasar Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara, yang ditemui langsung di kediaman pada Sabtu (25/7).

Kegiatan yang dipimpin langsung Ketua KPU Kota Denpasar, I Wayan Arsa Jaya, bersama KPU Provinsi Bali, I Gede John Darmawan, beserta jajaran melaksanakan Gerakan coklit sekaligus sosialisasi.

“Hari ini kami mengajak seluruh jajaran penyelenggara untuk melakukan Gerakan Coklit Serentak, Gerakan Klik Serentak dan Gerakan Memakai Masker,” kata Wayan Arsa Jaya.

BACA JUGA: Terlibat Penipuan Dan Film Porno, Buronan Interpol Amerika Ditangkap Polda Bali

Dalam kesempatan itu, Arsa juga mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan “coklit” dengan memberikan informasi data diri yang benar sesuai KTP elektronik dan kartu keluarga. “Kami minta masyarakat tidak perlu merasa khawatir karena petugas pemuktahiran data pemilih (PPDP) sudah dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) dan agar saling mengingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Tahapan coklit yakni sebagai tahapan awal dalam memastikan data pemilih yang ada di Kota Denpasar. Pelaksanaan coklit telah dimulai dari tanggal 15 Juli hingga 13 Agustus mendatang yang dilaksanakan 1.202 PPDP (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) bersama Panitia Pemungutan Suara (PPS) saat mendatangi masing-masing rumah warga untuk Coklit data pemilih dengan protokol kesehatan Covid-19.

“Pelaksanaan Pilwali pada 9 Desember 2020 mendatang yang masih dibayang-bayangi Covid-19 dengan penerapan protokol kesehatan dengan pelaksanaan jumlah pemilih per TPS maksimal dibatasi 500 orang, yang pada pilwali sebelumnya mencapai 800 orang,” ujarnya.

BACA JUGA: Rai Iswara Ajak Masyarakat Sukseskan Tahapan Pilkada 2020

Sementara Sekda Rai Iswara mengucapkan terima kasih kepada  seluruh jajaran KPU Denpasar yang telah melaksanakan tugas secara baik dari tahapan awal yakni pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih Denpasar.

“Kami bersama Walikota Rai Mantra dan Wakil Walikota I GN Jaya Negara mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran KPU, PPK, PPS yang sudah melaksanakan tugasnya dengan baik yang sudah kami pantau berasama seluruh jajaran Pemkot Denpasar, serta tetap bersandar pada komunikasi dan koordinasi,” ujar Rai Iswara.

Tahapan demi tahapan dalam mensukseskan Pilwali Denpasar menjadi tanggungjawab kita bersama, dan kami mengajak seluruh masyarakat Kota Denpasar untuk turut serta berpartisipasi dalam kesuksesan pilwali tahun ini.

BACA JUGA: Wagub Bali Apresiasi Kepedulian Perbankan pada Seniman

Hal ini juga tidak terlepas dari sinergitas kita bersama yakni Pemkot Denpasar, KPU, Bawaslu dan panitia pemilihan, masyarakat dan seluruh stakeholder yang ada memiliki tanggungjawab yang dapat dibingkai dengan koordinasi dan komunikasi. Terlebih saat ini pelaksanaan pilwali dalam masa pandemic Covid-19 yang diharapkan kewaspadaan bersama sehingga pilwali berjalan lancar serta masyarakat sehat.

“Protokol kesehatan menjadi sandaran utama kita dalam melaksanakan seluruh tahapan pilkada dalam upaya kita melibatkan PPK dan PPS yang akan datang langsung di kediaman masyarakat,” ujarnya. (fan)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini