Dipecat PAN, Warga Muhammadiyah Dukung Amien Rais Bikin Partai Baru

0
1380
Presiden Jokowi Disarankan Rangkul Amien Rais Jadi Wantimpres
Mantan ketua MPR Amien Rais.
Bagikan Berita Ini
  • 17
    Shares

JAKARTA (TEROPONGMETRO) — Ini disebabkan Amien Rais adalah tokoh pendiri PAN. Selain itu, massa Muhammadiyah pun secara tidak langsung menjadi basis massa kekuatan partai berlogo matahari tersebut.

Ujang juga meyakini akan ada banyak wajah baru dalam partai tersebut dan akan saling dipadukan dengan para loyalisnya.

BACA JUGA: Jaringan ProDem Sebut Ada Peluang Djoko Tjandra Sudah Pindahkan Beberapa Aset

Pengurus partai tersebut akan diisi dari dua kekuatan. Pertama loyalis Amien Rais yang ada di PAN. Kedua, kekuatan dari tokoh luar PAN.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menilai, potensi partai baru buatan Amien Rais punya potensi besar merebut kekuatan massa PAN melalui loyalis Amien.

Waktu pembentukan partai yang lama ini juga menjadi peluang yang bagus bagi Amien Rais. Termasuk potensi untuk menarik basis PAN dari kader Muhammadiyah.

BACA JUGA: NU Kembali Berduka, Gus Im Adik Bungsu Gus Dur Meninggal Dunia

Pendiri PAN Amien Rais mematangkan wacana pembuatan partai baru. Menurut Pengamat Politik Ujang Komarudin, partai baru Amien Rais ini akan turut merebut massa dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Sementara itu, loyalis Amien Rais, Agung Mozin, mengungkapkan pihaknya telah mengirim tim ke daerah-daerah untuk merekrut anggota. Setiap hari pihaknya terus melakukan interaksi dengan pihak di daerah-daerah melalui virtual.

Disinggung banyak tokoh yang mau bergabung di pesta baru Amien Rais, juga dihargai oleh Agung.

BACA JUGA: Kapolres Badung Gandeng JMSI Salurkan Hewan Qurban Ke Warga Terdampak Covid-19

Sementara itu, untuk nama partai baru Amien Rais masih dalam pembahasan. Logo partai juga sedang dipersiapkan.

Amien Rais Tekad juga sudah bulat untuk membentuk partai baru. Partai-partai politik yang ada saat ini dianggap sudah tidak bisa lagi diharapkan mewakili kepentingan masyarakat.

Hal ini menyebabkan sebagian besar parpol sekarang sudah menjadi bagian dari rezim kekuasaan atau sudah dikooptasi oleh kekuasaan. (ra)


Bagikan Berita Ini
  • 17
    Shares


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here