Dihadiri Pimpinan Parpol, KPU Sosialisasi Tahapan Pencalonan Pilwali Denpasar 2020

0
1962
Dihadiri Pimpinan Parpol, KPU Sosialisasi Tahapan Pencalonan Pilwali Denpasar 2020
KPU Denpasar menggelar sosialisasi Pencalonan untuk pasangan calon yang diusulkan oleh partai politik dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar tahun 2020, di Hotel inna bali haritage Denpasar, Selasa (04/8/2020) pagi.
Bagikan Berita Ini
  • 19
    Shares

DENPASAR (TEROPONGMETRO) – Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kota Denpasar memberikan sosialisasi Pencalonan untuk pasangan calon yang diusulkan oleh partai atau gabungan partai politik dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar tahun 2020.

Kegiatan dilaksanakan di Hotel inna bali haritage Denpasar, Selasa (04/8/2020) pagi. Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua KPU Kota Denpasar I Wayan Arsa Jaya.

BACA JUGA: Bocor Surat Rahasia Instruksi Kader PDIP Ikut PKH, Hasto: Itu Bagian Dari Tradisi Demokrasi Partai

Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan KPU Provinsi Divisi Sosdiklih, parmas dan sdm, I Gede John Darmawan sebagai narasumber, semua komisioner KPU Denpasar, perwakilan bawaslu, dan semua ketua partai politik (parpol) peserta pemilu 2019, dengan dipandu anggota KPU Kota Denpasar Divisi teknis I Made Windia.

Ketua KPU Kota Denpasar I Wayan Arsa Jaya dalam sambutannya mengatakan, jika acara sosialisasi Pencalonan untuk pasangan calon yang diusulkan oleh partai atau gabungan partai politik dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar tahun 2020 kali ini merupakan bentuk tahapan yang dilakukan KPU.

“Pada saat inilah waktu yang saya tunggu, sebab bisa satu forum dengan semua parpol dan stakeholder. Kita bisa pastikan pemilu yang baik dapat dimulai dari Kota Denpasar,” kata Arsa Jaya.

BACA JUGA: Dokter Andhika Spesialis Paru di Medan Gugur, Istrinya Terpapar Covid-19

Dia menambahkan, bahwa dalam pemilihan walikota Denpasar yang akan digelar pada 09 Desember 2020 mendatang dipastikan tidak ada ada pendaftar dari jalur independen atau perseorangan.

“Dalam pemilihan walikota denpasar semua calon dipastikan berangkat atau diusung oleh parpol, baik secara gabungan atau tidak, sebab tidak ada calon perseorangan,” imbuhnya.

Arsa Jaya juga berjanji akan memberikan pelayanan terbaik bagi parpol selama proses tahapan Pilwakot. Dengan begitu, juga diharapkan bisa menyejahterakan masyarakat, khususnya kota Denpasar.

BACA JUGA: Menutup Rumah Sakit Bukan Solusi Hentikan Penyebaran Covid-19

“KPU dengan parpol harus bersinergi, kami juga akan berusaha dan berupaya semaksimal mungkin untuk melayani parpol selama itu dibutuhkan, untuk itu mohon kerjasamanya pimpinan parpol,” pintanya.

Sementara itu, perwakilan KPU Provinsi Divisi Sosdiklih, parmas dan sdm, I Gede John Darmawan memberikan apresiasi atas kinerja KPU Denpasar, sebab mampu bekerjasama secara baik dengan parpol sebagai peserta pemilu.

“Iya ini sangat bagus sekali, apalagi KPU Denpasar berhasil melaksanakan sosialisasi persiapan pencalonan, karena dengan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman bagaimana tata cara dan syarat pencalonan serta syarat calon,” pungkas John Darmawan.

BACA JUGA: Ini Kriteria PNS Yang Bakal Dipindah ke Desa

Menurut dia, ada dua syarat yang harus dipenuhi bakal pasangan calon untuk bisa mendaftar di Pilwakot Denpasar 2020, pertama yakni kesepakatan bakal pasangan calon dengan parpol, dan kesepakatan bakal pasangan calon dengan gabungan parpol. Kedua yakni persetujuan dari DPP parpol.

“Jadi tanpa dua hal itu, bakal pasangan calon tidak bisa mendaftar. Dua syarat ini memang urgen dan paling banyak di perebutkan oleh bakal pasangan calon,” jelasnya.

BACA JUGA: Danrem 163/Wira Satya Ajak Personel Jajaran Dan Seluruh Masyarakat Untuk Waspada Terhadap Penyalahgunaan Narkoba

Sedangkan bagi mantan narapidana yang hendak mencalonkan diri, harus memenuhi beberapa persyaratan, diantaranya seperti keterangan dari pengadilan, putusan pengadilan yang sudah ingkrah, dan keterangan dari kejaksaan.

“Juga termasuk pengumuman dari media massa harian lokal, itu juga harus didapatkan dengan keterangan dari pimpinan redaksi. Intinya mereka bisa jadi calon asal memenuhi beberapa hal yang dipersyaratkan,” tegasnya.

BACA JUGA: Menkumham Sebut Penerbitan Paspor Untuk Djoko Tjandra Sesuai Prosedur

Pihaknya berharap semua proses dalam Pilkada serentak 2020 ini, khususnya di 6 kota/kabupaten se Bali dapat berjalan dengan baik, lancar, aman serta kondusif.

“Kalau masalah siapa yang dipilih dan terpilih itu kan urusannya rakyat, itu sudah konsekuensi. Intinya kita (KPU) sebagai penyelenggara berharap berjalan dengan sesuai harapan dan regulasi yang ada,” pungkasnya. (din)


Bagikan Berita Ini
  • 19
    Shares


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here