Polemik New Normal, Pemerintah Lupa Rakyat Sudah Tiga Bulan Adaptasi Kurangi Porsi Makan Dan Ngutang Sana-sini

0
1878
Polemik New Normal, Pemerintah Lupa Rakyat Sudah Tiga Bulan Adaptasi Kurangi Porsi Makan Dan Ngutang Sana-sini
Jeritan Warga di Tengah Wabah Corona.
Bagikan Berita Ini
  • 21
    Shares

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Imbauan untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru di tengah pandemik Covid-19 terus digaungkan pemerintah sebagai salah satu cara meminimalisir penyebaran virus corona di Tanah Air.

Namun demikian, imbauan yang terus disuarakan tersebut nyatanya masih menyisakan persoalan. Terlebih saat ini ada wilayah yang menerapkan pembatasan, seperti halnya di Jakarta dengan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi yang terus diperpanjang.

BACA JUGA: Demokrat Minta Pemerintah Percepat Penyaluran Bansos

“Adaptasi kebiasaan baru seperti physical distancing, pakai masker dan sering cuci tangan. Tapi Jokowi lupa bahwa rakyat sudah 3 bulan ini adaptasi kebiasaan baru di rumah,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (INFUS), Gde Siriana Yusuf di akun Twitternya, Selasa (4/8).

Seruan kebiasaan baru atau new normal, kata Gde menjadi masalah lantaran tak dibarengi dengan kebijakan yang mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat agar terjamin setiap harinya.

BACA JUGA: Dihadiri Pimpinan Parpol, KPU Sosialisasi Tahapan Pencalonan Pilwali Denpasar 2020

Imbas tidak terpenuhinya kebutuhan sehari-hari, masyarakat pun mulai kesusahan dalam menerapkan new normal. Namun sayang, hal ini seperti tak benar-benar diperhatikan pemerintah.

“Jokowi lupa bahwa rakyat sudah 3 bulan ini adaptasi kebiasaan baru di rumah dengan kurangi porsi makan, potong uang jajan anak, ngutang sana-sini, tunda bayar kontrakan dan sekolah dan bingung seharian mau ngapain,” tandasnya.(ra)


Bagikan Berita Ini
  • 21
    Shares


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here