Update Kasus Covid-19 Di Provinsi Bali, Yang Sembuh Bertambah 59 Orang

0
1392
Update Kasus Covid-19 Di Provinsi Bali, Yang Sembuh Bertambah 59 Orang
Update Kasus Covid-19 Di Provinsi Bali, Yang Sembuh Bertambah 59 Orang
Bagikan Berita Ini
  • 17
    Shares

DENPASAR (TEROPONGMETRO) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali menyampaikan perkembangan penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di Provinsi Bali per Selasa (04/8). Jumlah kumulatif pasien positif 3.578 (bertambah 49 orang transmisi lokal).

BACA JUGA: Cegah Krisis Stok Darah Saat Pandemi, Jagabaya Dulang Mangap Gelar Donor Darah Secara Simultan

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mencatat angka kesembuhan pasien Covid-19 terus naik. Hari ini total pasien yang sembuh sebanyak 3.085 (bertambah 59 orang transmisi lokal). Persentase pasien sembuh mencapai 86,22%.

Kembali hari ini Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mencatat nihil kasus meninggal, sehingga data mencatat 48 pasien Covid-19 yang meninggal atau 1,34%.

BACA JUGA: Polemik New Normal, Pemerintah Lupa Rakyat Sudah Tiga Bulan Adaptasi Kurangi Porsi Makan Dan Ngutang Sana-sini

Sedangkan untuk pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) yang berada di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering) sebanyak 445 terdiri dari 444 WNI dan 1 WNA.

Jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal secara komulatif sebanyak 3.187 (terdiri dari 3.165 WNI dan 12 WNA).

“Meskipun data kesembuhan pasien Covid-19 mengalami peningkatan, kami tetap mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap menjaga diri dan kesehatannya, dengan menerapkan protokol kesehatan dimana saja dan kapan saja sehingga antara satu orang dan yang lainnya akan saling menjaga,” kata Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Made Rentin.

BACA JUGA: Demokrat Minta Pemerintah Percepat Penyaluran Bansos

Kata dia, kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19.

“Untuk itu, marilah kita laksanakan Protokol Kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian,” tandanya.(up)


Bagikan Berita Ini
  • 17
    Shares


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here