Polrestabes Bandung Tetapkan Apollinaris Darmawan Sebagai Tersangka Penghinaan Agama Islam

0
2482
Polrestabes Bandung Tetapkan Apollinaris Darmawan Sebagai Tersangka Penghinaan Agama Islam
Polrestabes Bandung menetapkan sebagai tersangka Apollinaris Darmawan atas kasus penistaan agama di media sosial.
Bagikan Berita Ini
  • 25
    Shares

BANDUNG (TEROPONGMETRO) – Polrestabes Bandung menetapkan sebagai tersangka Apollinaris Darmawan atas kasus penistaan agama di media sosial.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Galih Indragiri mengatakan, Apollinaris Darmawan melakukan unggahan ujaran kebencian melalui akun media sosial miliknya.

BACA JUGA: 31 Daerah Diprediksi Lawan Kotak Kosong, DPR: Jadi Preseden Buruk Pilkada Serentak 2020

“Jadi hari Minggu kemarin kita tetapkan sebagai tersangka dan kita tahan di Sat Reskrim Polrestabes Bandung,” ucap Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Galih Indragiri di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin (10/8).

Dia menuturkan, saat ini polisi sudah memiliki alat bukti atas perkara itu, termasuk unggahan-unggahan Apollinaris di media sosial dengan tulisan yang di posting di medsos dianggap menghina agama Islam.

BACA JUGA: Positif COVID-19, Wali Kota Banjarbaru Meninggal Dunia

“Ada beberapa yang kita jadikan bukti selain dari media sosial, juga ada video pendek terkait apa yang disampaikan yang bersangkutan terhadap agama muslim,” katanya.

Apollinaris sendiri diamankan di kediamannya di Jalan Jatayu, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung setelah sekelompok masa mendatangi rumahnya pada Sabtu (8/8) malam.

Dalam kasus ini, polisi menjerat Apollinaris dengan Pasal 45 huruf A ayat 2 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

BACA JUGA: PDIP Pastikan Paslon yang Diusung Bebas Masalah Hukum

Melalui postingannya di twiter dan kanal Youtube, Appolinaris Darmawan, 71, menyebarkan ujaran kebencian kepada umat islam. Sehingga memancing kemarahan.

Akibat perbuatannya, pada Sabtu (8/8) malam, Kediamannya didatangi sejumlah masa Komite Nasional Anti Permutadan (KNAP) Jawa Barat, di Jalan Jatayu Dalam II No. 5 RT 001/RW 010, Kel. Husen Sastra Negara, Kec. Cicendo, Kota Bandung.

Video proses penangkapan tersebut beredar di media sosial. Dalam video berdurasi 59.00 detik itu, Appolinaris terlihat telanjang dada. Dia digiring oleh masa dengan kawalan ketat petugas dari Polsek Cicendo. Sehingga tidak terjadi kerusuhan.

BACA JUGA: Pemulung Cantik Athaya Ghina yang Ingin Memberangkatkan Neneknya Umroh ke Mekkah

Kakek kelahiran 22 Juli 1949 itu kerap memposting kicauannya melalui Twiter dengan akun @Darmawan220749. Bahkan dia juga memiliki kanal YouTube dengan akun Ir Darmawan. Dalam chanel YouTube miliknya salah satu judul konten yaitu ‘Buang Islam dari Indonesia’.(iset)


Bagikan Berita Ini
  • 25
    Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here