Wali Nagari Tidak Mengakui, Gubernur Sumbar ikut mengukuhkan Parik Paga Nagari Muaro Paneh

0
14193
Wali Nagari Tidak Mengakui, Gubernur Sumbar ikut mengukuhkan Parik Paga Nagari Muaro Paneh
Pengukuhan Parik Paga Nagari Muaro Paneh, Sumatera Barat.
Bagikan Berita Ini

SOLOK (TEROPONGMETRO) – Nagari Muaro Paneh, Kec. Bukit Sundi, Kabupaten Solok sangat berharap menjadi Nagari Adat (Desa adat). Jika itu terwujud, maka pemerintahan dan adat akan berjalan dalam satu tampuk pemerintahan.

Harapan itu disampaikan Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Muaro Paneh Elson Datuak Rajo Kamuyang, dalam pidato saat acara pelantikan Parik Paga Nagari periode 2020-2026 di Balai Adat Muaro Paneh, Minggu (9/8) siang.

BACA JUGA: PDIP Resmi Usung Menantu Jokowi Berpasangan Dengan Kader Gerindra Di Pilkada Medan

Saat ini sudah ada 10 Nagari Adat Percontohan di Sumatera Barat di bawah Pembinaan Dinas PMD Sumbar. Begitu antusiasnya Nagari Muaro Paneh, harapannya bisa menjadi Nagari Adat Percontohan ke-11.

“Insya Allah segera kami sepakati di Nagari Muaro Paneh dan akan kami usulkan kepada Gubernur melalui Bupati Solok. Jadikanlah nagari kami sebagai Nagari Adat Percontohan ke-11,” kata Datuak Kamuyang bersemangat.

Pelantikan Parik Paga Nagari Muaro Paneh disaksikan oleh Gubernur Sumbar diwakili Asisten II Ir. Benny Warlis, MM. Datuak Tan Batuah, Kadis PMD Sumbar Drs. Syafrizal Ucok, MM Datuak Nan Batuah, Bupati Solok diwakili Staf Ahli Syafrizal, SE., Kadis Satpol Damkar, sejumlah LKAAM dan OPD Kab. Solok. Sayangnya Camat Bukit Sundi dan Wali Nagari Muaro Paneh meski pun diundang tetapi tidak hadir dan tidak pula ada yang mewakili.

BACA JUGA: BP Jamsostek Denpasar Targetkan 14 Agustus, Begini Syarat Pendaftaran Karyawan Penerima BLT 600 Ribu

Piagam Pengukuhan pengurus Parik paga Nagari Muaro Paneh Pariode 2020-2026, pada hari minggu (9 agustus 2020) ditanda tangan oleh Gubernur Sumbar diwakili Asisten II Ir. Benny Warlis, MM. Datuak Tan Batuah, Bupati Solok diwakili Staf Ahli Syafrizal, SE., dan Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Muaro Paneh Elson Datuak Rajo Kamuyang. Sehingga Parik Paga Nagari Muaro Paneh sudah siap untuk menjalankan tugas dan wewenangnya di dalam Nagari, dan siap bersinergi dengan lembaga apapun yang ada di Nagari tersebut, demi terciptanya Nagari Muaro Paneh sebagai Nagari adat (Desa Adat) sehingga Wibawa dan Martabat nagari bisa dikembalikan lagi.

Menurut komentar seorang tokoh nagari Muaro Paneh bahwa Parik paga Nagari Muaro Paneh sebelum di lantik dan dikukuhkan sudah bisa membangkitkan jiwa gotong royong masyarakat nagari dalam memperbaikan jalan utama di nagari tersebut, tampa mengandalkan dana APBD maupun dana desa.

BACA JUGA: Bantu KUMKM Di Tengah Pandemi Covid-19, LPDB Gandeng Tiga BUMN

Ini murni swadaya masyarakat, bahkan sangat di sayangkan pemerintah Nagari beserta Aparaturnya tidak mau ikut dalam Kegiatan gotong royong. Karena Wali nagari muaro paneh menganggap parik paga nagari ini tidak sah, tapi saat Parik paga nagari minta Audiensi juga di tolah mentah mentah sehingga wajar Wali nagari muaro paneh beserta Apraturnya tidak memenuhi undangan datang ke acara pengukuhan, termasuk juga Camat Kec Bukit Sundi.

Bukan hanya membangkitkan jiwa gotong royong masyarakat Parik Paga Nagari Muaro Paneh juga telah menghidupkan kegiatan seni dan budaya anak Nagari, sehingga saat penampilan seni silat, tari piring, dan randai di acara pelantikan dan pengukuhan ini membuat para undangan terkagum dan memberikan plus yang keras kepada anggota seni parik paga nagari muaro paneh.

BACA JUGA: Kasus Pasien Sembuh Dari Covid-19 Bertambah 15 Orang di Denpasar

Gubernur Sumbar yang diwakili Beny Warlis Datuak Tan Batuah memberikan apresiasi terhadap pelantikan Parik Paga Nagari Muaro Paneh , karena ini merupakan kearifan lokal yang tujuannya adalah membantu menciptakan keamanan dan kenyamanan di nagari.

Sementara itu Kepala Dinas PMD Sumbar Drs. H. Syafrizal Ucok, MM Datuak Nan Batuah menyambut baik keinginan Nagari Muaro Paneh menjadi Nagari Adat yang diawali dengan Percontohan. Keinginan itu harus ditindaklanjuti dengan kesepakatan di nagari, kemudian diusulkan oleh Bupati Solok kepada Gubernur.

BACA JUGA: Perih! Wanita Ini Diduga Meremas Petugas Tes Swab, Saking Sakitnya?

Berkaitan dengan Parik paga Nagari, Kadis PMD Sumbar akan menindaklanjuti kepada Gubernur Sumbar untuk menyurati Bupati/Walikota untuk mendorong pembentukan Parik Paga Nagari Sebagai unsur kelima dalam tubuh Kerapatan Adat Nagari (KAN).

“Sehingga bisa menjadi Paga suatu Nagari dalam Menegakan “Adek basandi Sarak, Sarak basandi Kitabullah” (adat berazas Agama, Agama berazas Islam), Sehingga bisa menghadapi penyakit masyarakat, LGBT dan kenakalan remaja, yang sudah menjalar ke nagari, serta juga memberdayakan pemuda/pemudi dalam kegiatan seni, budaya dan adat Minang Kabau, maka peran Parik paga Nagari sangat penting,” kata Syafrizal Ucok.

BACA JUGA: Pengamat: Duet Anies-AHY Berpeluang Besar di 2024, Asal Anies Berlabuh ke Parpol Selain PDIP

Park paga Nagari Muaro paneh yang dikukuhkan adalah Ketua Zelly Hertanto, SH Rajo Suaro, pekerjaan sebagai PNS Kab. Solok, yang merupakan anak muda yang banyak memiliki prestasi nasional di bidang Olah raga karate. Sebagai mantan atlet Karate Nasional sekarang sdr Zelly menjadi pelatih karate provinsi Sumbar. Didampingi sebagai Sekretaris Irwan Malin Mole dan Bendahara Rahmat Sucipto yang berprofesi sebagai wiraswasta muda Sukses dan Mandiri.(at)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini