GMNI Sebut Terbentuknya KAMI Bagian Dari Proses Demokrasi

0
2232
GMNI Sebut Terbentuknya KAMI Bagian Dari Proses Demokrasi
Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang diprakarsai oleh mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsudin, dan sejumlah tokoh aktivis lainnya adalah bagian dari demokrasi.
Bagikan Berita Ini
  • 86
    Shares

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Terbentuknya Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang diprakarsai oleh mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsudin, dan sejumlah tokoh aktivis lainnya adalah bagian dari demokrasi.

Begitu dikatakan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI), Imanuel Cahyadi. Dia berharap, adanya KAMI tidak menjadi polemik di ruang publik.

BACA JUGA: Malu Video Wikwik Tersebar, Eks Anggota DPRD Tak Nafsu Dikasih Duit Miliaran

“Pembentukan KAMI sebagai wadah aktualisasi bagi tokoh-tokoh yang berpartisipasi didalamnya adalah bagian dari proses demokrasi dan dijamin oleh konstitusi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (16/8).

Imanuel menilai, semangat pendirian KAMI yang ingin menyelamatkan Indonesia harus dibuktikan, tidak hanya melalui gagasan. Namun, juga melalui aksi nyata.

“Narasi pendirian KAMI dalam semangat menyelamatkan Indonesia harus dibuktikan dengan aksi nyata. Apalagi, saat ini negara Indonesia sedang dilanda pandemik Covid- 19,” jelasnya.

BACA JUGA: Naskah Proklamasi Tulisan Tangan Soekarno Akan Ditampilkan di Upacara HUT RI Besok

Oleh karena itu, sudah sewajarnya bila KAMI bersama dengan seluruh elemen bangsa yang lain bergotong royong untuk menyelamatkan Indonesia untuk keluar dari krisis.

Walau didasari oleh semangat menyelamatkan Indonesia, Imanuel tidak menampik kemungkinan bahwa pendirian KAMI juga sarat akan muatan politis.

BACA JUGA: Begini Respons Risma Saat Tahu Putra Sulungnya Ingin Maju Cawawali Surabaya

Ia hanya berharap bahwa para tokoh yang terlibat didalamnya mampu menempatkan prioritas penyelamatan negara dari pandemi Covid-19 diatas tujuan politis lainnya.

“Kita juga menyadari bahwa ada motif politik yang diperjuangkan oleh para pendiri KAMI tersebut. Namun, prioritas saat ini adalah menyelamatkan Indonesia dari Covid- 19 agar Indonesia tidak jatuh dalam jurang resesi yang lebih dalam,” tegasnya.

BACA JUGA: Fadel Muhammad Sebut Target Pertumbuhan Ekonomi 4,5 Persen Menjadi Pecutan Bagi Para Menteri

Apapun yang menjadi agenda politis dari para tokoh tersebut, lanjut Imanuel, harusnya diperjuangkan sesuai porsinya, yaitu pada agenda Pemilu yang nanti akan kita laksanakan kembali pada tahun 2024 nanti.

“Harapan saya, semua elemen masyarakat dan pemerintah saat ini bisa berperan mengambil bagian dalam solusi permasalahan bangsa saat ini”, tutup Imanuel. (ra)


Bagikan Berita Ini
  • 86
    Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here