Said Didu: Apa Pak Erick Thohir Berani Membuka, Ahok Titipan Siapa

0
6282
Said Didu: Apa Pak Erick Thohir Berani Membuka, Ahok Titipan Siapa
Menteri BUMN Erick Thohir dan Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok BTP.
Bagikan Berita Ini
  • 356
    Shares

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Salah satu Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) sekaligus mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu, ikut merespons pernyataan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang membuka aib manajemen Pertamina, di akun YouTube POIN.

BACA JUGA: Muhammadiyah Sesalkan Kasus Pembacokan di Palembang

Ahok mengungkapkan borok Pertamina, menyebut ada direksi yang hobinya melobi menteri hingga beberapa komisaris merupakan titipan menteri.

Terkait itu, Said Didu mengatakan jika penunjukkan direksi dan komisaris melalui tim penilai akhir.

“Setahu saya penunjukan Direksi dan Komisaris melalui Tim Penilai Akhir yg ketuanya adalah Presiden. Kok cuma titipan Menteri?” tulisnya, dalam akun Twitternya, sebagaimana diberitakan Warta Ekonomi dalam artikel berjudul Kasihan Pak Erick Dituduh sama Anak Buahnya, Tantang Said Didu: Bongkar Dong Ahok Titipan Siapa.

BACA JUGA: Dengan Gaya Kalem, Direksi Pertamina Tanggapi Kritik Pedas Ahok

Lebih lanjut, Said pun ikut menyindir soal Menteri BUMN Erick Thohir yang malah dituduh bukan-bukan oleh komisaris PT Pertamina Ahok.

“Kasihan Pak Menteri @erickthohir dituduh oleh anak buahnya. Apakah pak Erick berani membuka, Ahok itu titipan siapa?” tanyanya.

Diketahui sebelumnya, Ahok menyebutkan proses pergantian direksi Pertamina tanpa sepengetahuan dirinya.

“Dia ganti direktur pun bisa tanpa kasih tahu saya, saya sempat marah-marah juga, jadi direksi-direksi semua mainnya lobinya ke menteri karena yang menentukan menteri. Komisaris pun rata-rata titipan kementerian-kementerian,” kata Ahok.

BACA JUGA: Polri: Pelaku Pelaku Penusukan Syech Ali Jaber Diancam Hukuman Mati

Ia pun memiliki cara untuk mengatasi masalah ini. Salah satunya ialah lelang terbuka.

“Saya potong jalur birokrasi, Pertamina itu dulu naik pangkat mesti pakai kayak pangkat, Pertamina refference level orang mesti kerja sampai SVP bisa 20 tahun ke atas saya potong semua mesti lelang terbuka,” terangnya. (akh)


Bagikan Berita Ini
  • 356
    Shares


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here