Dituding Korupsi Dana Bansos, Gibran: Tangkap Saja, Kalau Salah

0
1189
Dituding Korupsi Dana Bansos, Gibran: Tangkap Saja, Kalau Salah
Calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming
Bagikan Berita Ini

SURAKARTA (TEROPONGMETRO) – Calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming menyatakan, dirinya siap ditangkap jika benar-benar bersalah melakukan korupsi.

‘’Tangkap saja, kalau salah. Tangkap saja kalau ada buktinya,’’ tegas Gibran kepada wartawan di Surakarta, Senin (21/12/2020).

BACA JUGA: Percepat Pemulihan Ekonomi, OJK Buka Kantor Cabang Bali-NTB

Dengan tegas, Gibran membantah dirinya terlibat kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19 yang melibatkan eks-Menteri Sosial, Juliari Batubara.

Gibran menegaskan, dirinya tidak pernah memberi rekomendasi pada Juliari Batubara untuk memesan tas bingkisan bansos ke Sritex.

Ia bahkan mempersilakan untuk membuktikan hal tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Sritex.

BACA JUGA: KPU Sebut Ada 87 Paslon Ajukan Gugatan Pilkada 2020

“Tidak benar itu, berita tidak benar itu. Saya tidak pernah beri rekomendasi soal tas goodie bag itu, enggak pernah seperti itu”

“Silakan crosscheck ke KPK, silakan crosscheck ke Sritex,” ujar Gibran.

Menurut Gibran, jika ia memang berniat korupsi, ada projek lebih besar ketimbang bansos Covid-19.

“Kalau saya mau korupsi, kenapa baru sekarang, kenapa gak dari dulu. Kalau mau proyek ya yang lebih gede. Ada proyek PLN, jalan tol, dan lain-lain. Saya tidak pernah ikut-ikut soal gituan,” tegasnya.

BACA JUGA: Dibanjiri Peminat, Festival Pantun Base Loloan Digelar Lebih Meriah

Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, ikut bicara terkait masalah itu. Rudy mengungkapkan dana kampanye Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa selama Pilkada Solo 2020 berasal dari iuran para kader dan simpatisan PDIP.

Iuran itu digunakan untuk membuat kaus kampanye. “Itu dari urunan kita, urunan kader,” tegasnya. (tram)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini