Hari Selasa Besok, Syarat Wajib Rapid Test Antigen Penerbangan Mulai Berlaku

0
2043
Hari Selasa Besok, Syarat Wajib Rapid Test Antigen Penerbangan Mulai Berlaku
Ilustrasi penerbangan pesawat udara.
Bagikan Berita Ini

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Kementerian Perhubungan (Kemhub) menyatakan syarat wajib rapid test antigen bagi penumpang pesawat dari dan ke Pulau Jawa maupun dalam Pulau Jawa berlaku per 22 Desember 2020.

“Syarat wajib rapid test antigen untuk udara berlaku mulai besok,” kata Juru Bicara Kemhub Adita Irawati saat dihubungi, Senin (21/12/2020).

BACA JUGA: Dituding Korupsi Dana Bansos, Gibran: Tangkap Saja, Kalau Salah

Sebagaimana diketahui syarat wajib hasil rapid test antigen tersebut ditetapkan dalam Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 No. 3 Tahun 2020 yang mengatur protokol kesehatan perjalanan orang selama masa liburan Natal dan Tahun Baru 2021.

Salah satu kebijakan SE itu ialah untuk perjalanan dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam Pulau Jawa (antarprovinsi, kabupaten, kota), pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi udara dan kereta api antarkota wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan rapid test antigen paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

BACA JUGA: Percepat Pemulihan Ekonomi, OJK Buka Kantor Cabang Bali-NTB

Adapun untuk perjalanan ke Pulau Bali, pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR paling lama 7 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.

Sedangkan pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi darat atau laut, baik pribadi maupun umum, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan rapid test antigen paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.

BACA JUGA: KPU Sebut Ada 87 Paslon Ajukan Gugatan Pilkada 2020

Lebih jauh, terang Adita, sebagai petunjuk teknis dari SE satuan tugas, Kemhub menerbitkan surat edaran pelaksanaan protokol kesehatan bagi operator sarana maupun prasarana transportasi udara. (akh/ra)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini