Presiden Jokowi: Awal 2021 Indonesia Investment Authority Diluncurkan

0
979
Presiden Jokowi: Awal 2021 Indonesia Investment Authority Diluncurkan
Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Bagikan Berita Ini
  • 16
    Shares

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pada awal 2021, pemerintah akan meluncurkan Sovereign Wealth Fund (SWF) yang bernama Indonesia Investment Authority (INA).

“Di awal 2021 juga kita akan meluncurkan SWF yang bernama INA,” kata Jokowi saat membuka acara Outlook Perekonomian Indonesia, Selasa (22/12/2020).

BACA JUGA: Inilah Profil 6 Menteri Baru Pilihan Jokowi-Maruf Amin

Dijelaskannya, INA merupakan sumber pembiayaan pembangunan yang baru dan tidak berbasis pinjaman, tetapi dalam bentuk penyertaan modal atau ekuitas. “Ini akan menyehatkan ekonomi kita, menyehatkan BUMN kita terutama di sektor infrastruktur dan energi,” ujar Jokowi.

Saat ini, lanjut Jokowi, sudah ada beberapa negara yang menyampaikan ketertarikannya antara lain Amerika Serikat (AS), Jepang, Uni Emirat Arab (UEA), Saudi Arabia, dan Kanada. Dan dalam situasi pandemi seperti ini, Jokowi meminta semuanya harus mampu bergerak cepat, mampu memperkuat kerja sama dan sinergi. “Saya optimistis kita akan bangkit, ekonomi kita akan pulih kembali normal,” tegas Jokowi.

BACA JUGA: Wakil Walikota Denpasar Berharap Gerakan Pramuka Jadi Garda Terdepan Kampanye Prokes

Rasa optimistis itu terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik. Meski ia tahu, 2020 adalah tahun yang tidak mudah dan gampang. 2020 merupakan tahun yang sangat sulit karena pandemi Covid-19. “Tahun 2020 ini memang di kuartal I ekonomi kita masih bisa tumbuh plus 2,97%. Namun di kuartal II karena Covid-19 terkontraksi turun tajam menjadi minus 5,32%. Kemudian pada kuartal tiga, ekonomi kita tercatat mengalami perbaikan meskipun masih minus, 3,49%,” terang Jokowi.

Begitu juga kinerja ekspor. Di akhir tahun 2020, ekspor nasional sudah mulai pulih. Tentunya tren ini diharapkan terus terjaga dan meningkat di tahun 2021. “Terlebih lagi kita juga mendapatkan fasilitas GSP, Generalized System of Preferences dari AS tentunya ini akan mendorong kinerja ekspor kita,” tukas Jokowi.

BACA JUGA: Kasetpres Sebut Pemanggilan Calon Menteri Disesuaikan Dengan Jadwal Presiden

Secara konsisten, kata Jokowi, kebijakan pemulihan ekonomi yang dijalankan pemerintah sudah mulai terlihat hasilnya. Dengan tren perbaikan seperti ini, Jokowi berharap situasi ekonomi Indonesia ke depan akan lebih baik dan akan membaik.

“Di tahun 2021, kebijakan yang baik di tahun 2020 akan terus kita lanjutkan, akan terus kita teruskan, terutama di bidang kesehatan untuk penanganan Covid-19 dan pemberian bantuan perlindungan sosial untuk rakyat. Dan yang paling penting pemerintah akan segera memberikan vaksin gratis kepada seluruh rakyat dan akan dimulai di awal tahun 2021,” jelas Jokowi.

BACA JUGA: Dinas Perdagangan Denpasar Gelar Monitoring Harga Bahan Kebutuhan Pokok

Adanya program vaksinasi ini, Jokowi mengharapkan kepercayaan publik tentang penanganan Covid-19 akan muncul dan menimbulkan rasa aman di masyarakat. “Sehingga pemulihan ekonomi diharapkan dapat berjalan dengan lebih cepat, konsumsi akan naik dan kembali normal, investasi juga diperkirakan akan meningkat karena adanya UU Ciptaker,” tutur Jokowi. (bob)


Bagikan Berita Ini
  • 16
    Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here