Prabowo-Sandi Bergabung ke Pemerintah Bukti Rakyat Hanya jadi Objek Eksploitasi

0
1740
Prabowo-Sandi Bergabung ke Pemerintah Bukti Rakyat Hanya jadi Objek Eksploitasi
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kedua kanan) memberikan orasi didampingi Presiden PKS Sohibul Iman (tengah), Calon Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno (kedua kiri) saat Kampanye Akbar Anies-Sandi di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Minggu (29/1).
Bagikan Berita Ini

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Warna oposisi dalam demokrasi kepemimpinan Bangsa Indonesia saat ini sudah mulai hilang dengan masuknya pasangan rival Jokowi-Maruf di Pilpres 2019.

Setelah sebelumnya Prabowo Subianto masuk sebagai Menteri Pertahanan, kini giliran Sandiaga Salahuddin Uno yang bergabung sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

BACA JUGA: Gubernur BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi Naik Hingga 5,8 Persen Tahun Depan

“Bergabungnya Sandiaga Uno membuat warna demokrasi tanpa oposisi. Padahal oposisi penting dalam menjaga fungsi kontrol kebijakan, termasuk keseimbangan kedaulatan rakyat,” kata Ketua Asosiasi Ilmuwan Praktisi Hukum Indonesia (Alpha), Azmi Syahputra kepada awak media, Minggu (27/12).

Praktis, hal ini juga memengaruhi warna demokrasi di parlemen. Menurut Azmi, bergabungnya Prabowo-Sandi akan diikuti oleh kader parpol yang menaunginya, yakni Gerindra untuk mendukung pemerintah.

“Ini semakin tidak ada lagi warna di parlemen dan hilangnya kekuatan ‘opisisi’ dan terpinggirkannya para kelompok politisi kritis penyeimbang pemerintahan selama ini,” sambungnya.

BACA JUGA: Percepat Pemulihan Sektor Industri Pariwisata, Menparekraf Sandiaga Uno Kunjungi Bali

Di sisi lain, dinamisnya politik pasca Pilpres 2019 semakin menunjukkan rakyat kian dipermainkan. Sebab dalam Pilpres 2019 lalu, publik seakan terbelah dengan mendukung Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi.

“Para rival politisi dalam Pilpres 2019 lalu terbukti hanya ‘memainkan emosi rakyat dan jadikan rakyat sebagai objek eksploitasi’. Karena akhirnya, para politisi andal ini masuk ke pemerintah,” tandasnya. (ra)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini