Pandemi Covid-19 Belum Melandai, Kemdikbud Siapkan Alternatif Pembelajaran Tatap Muka

0
1612
Jokowi: Jika Pandemi Covid-19 Menurun Belajar Tatap Muka Akan Dibuka
Ilustrasi, anak didik sekolah dalam proses pembelajaran tatap muka.
Bagikan Berita Ini

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Memasuki penyelenggaraan pembelajaran pada semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2020/2021, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengingatkan pemerintah daerah untuk memperhatikan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat. Keselamatan dan keamanan menjadi prioritas utama dalam menentukan pola pembelajaran tatap muka (PTM) maupun pembelajaran jarak jauh (PJJ).

BACA JUGA: Elektabilitas Gerindra Diprediksi Anjlok Usai Prabowo-Sandi Gabung Jokowi

Perihal peringatan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran pada semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2020/2021 di masa pandemi Covid-19 yang telah diumumkan pada 20 November 2020.

Dalam SKB tersebut, pemerintah melakukan penyesuaian kebijakan untuk memberikan penguatan peran pemerintah daerah/kantor wilayah (kanwil)/kantor Kementerian Agama (Kemag) sebagai pihak yang paling mengetahui dan memahami kondisi, kebutuhan, dan kapasitas daerahnya. Pemberian kewenangan penuh dalam menentukan izin pembelajaran tatap muka tersebut berlaku mulai semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2020/2021, pada Januari 2021.

BACA JUGA: Muhammadiyah: Aksi Pelayanan Kemanusiaan Harus Diberikan Tanpa Melihat Batas Ras, Suku, Agama dan Lainnya

“Kami mengingatkan kembali agar kebijakan pembelajaran tatap muka tetap dilakukan secara berjenjang, mulai dari penentuan pemberian izin oleh pemerintah daerah/kanwil/kantor Kemag, pemenuhan daftar periksa oleh satuan pendidikan, serta kesiapan menjalankan pembelajaran tatap muka,” tutur Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kemdikbud, Jumeri, di Jakarta, Selasa (29/12/2020).

Untuk mendukung pendidikan jarak jauh (PJJ) serta sebagai alternatif pembelajaran di masa pandemi, Kemdikbud juga menyiapkan program belajar dari rumah (BDR) yang ditayangkan di Televisi Republik Indonesia (TVRI) untuk jenjang pendidikan PAUD dan Sekolah Dasar (SD). Tayangan tersebut akan di mulai dari bulan Januari-Maret 2021, Senin-Jumat setiap pukul 08.00-11.30 WIB.

BACA JUGA: Walikota Denpasar Apresiasi BPD Bali Salurkan Beasiswa Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

“Kami mengajak para pendidik, dan peserta didik serta orang tua untuk memanfaatkan kanal atau alternatif pembelajaran yang dihadirkan oleh Kemendikbud,” pesan Jumeri. (akh)


Bagikan Berita Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here