Tekuk Dua Tokoh Ini, Jokowi Memang Politisi Yang Sangat Cerdik

0
1279
Jokowi Masih Optimis Tahun Ini Ekonomi Indonesia Bisa Bangkit
Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang top, bisa menaklukan dua tokoh ini. Adalah, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Mereka berdua merupakan rival politik pada Pilpres 2019 lalu.

Pengamat politik dari Universitas Negeri Semarang (Unnes), Cahyo Seftyono menilai, bila diibaratkan pertandingan sepak bola, Jokowi sudah menang 2-0 atas rival politiknya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

BACA JUGA: Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

penampilannya terkesan lugu, Jokowi merupakan politikus yang sangat cerdik dan pandai bersiasat. “Kepiawaian Jokowi menaklukkan rival tangguhnya dalam Pilpres 2019 lalu,  merupakan contoh gamblang,” ujar Cahyo, Sabtu (9/1).

“Sesumbar Prabowo bahwa dirinya akan timbul-tenggelam bersama rakyat, dan kata-kata manis Sandi bahwa tak tertarik masuk kabinet, sirna sudah,” lanjutnya.

“Keduanya kini melempar handuk, duduk manis dengan baju putih, menjadi bawahan langsung Jokowi,” imbuh Cahyo.

BACA JUGA: Pemalsu Surat Hasil Swab Ditangkap, Ternyata Pelakunya Mahasiswa Kedokteran

Cahyo mengingatkan, betapa kerasnya cercaan kedua tokoh itu terhadap Jokowi dalam Pilpres 2019 lalu. Tapi hanya dalam setahun, kata-kata tajam  mereka berubah menjadi pujian dan sanjungan setinggi langit kepada mantan rivalnya itu.

“Banyak orang kini risih mendengar sanjungan Prabowo pada Jokowi,” ungkap Cahyo yang sering meneliti isu-isu politik lokal.

Dengan gayanya yang khas dan tenang, Jokowi memainkan strategi memangku lawan dengan memberi pangkat atau jabatan sehingga lawannya senang, padahal Jokowi menang lebih besar.

“Seolah-olah seperti diangkat, tapi sebenarnya dijatuhkan,” kata Cahyo. Dalam analisa Cahyo, masuknya Prabowo dan Sandi ke kabinet Jokowi ini membuat keduanya kalah dua kali.

BACA JUGA: Laut Cina Selatan Kian Memanas, DPR Berharap Kedepankan Jalur Diplomatik

Pertama, Prabowo-Sandi dikalahkan Jokowi pada Pilpres 2019. Kalau hanya ini, kata Cahyo, kedua tokoh politik ini bisa saja maju lagi di tahun 2024, apalagi Jokowi tak lagi jadi rival.

Kedua, berapa banyak rakyat yang masih percaya kepada dua politisi ini?

“Prabowo dan Sandi dianggap ingkar janji, mengkhianati para pendukungnya, yang dulu berjuang habis-habisan. Mereka bilang berjuang untuk rakyat, tapi ujungnya hanya untuk kepentingan pribadinya,” ucapnya. (akh)


Bagikan Berita Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here