Reuters Sebut Penerbangan Indonesia Paling Mematikan di Dunia

0
1101
Reuters Sebut Penerbangan Indonesia Paling Mematikan di Dunia
Penemuan puing/body part yang diduga bagian dari pesawat Sriwijaya Air SJ182. Puing yang ditemukan berupa serpihan body part pesawat dan baju anak-anak berwarna pink. Penemuan itu diserahkan kepada tim DVI Polri dan KNKT. - Kantor SAR Jakarta.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Tulisan Reuters terkait jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182 membuat dunia bersimpati. Di saat bersamaan, ada fakta yang bikin melongo. Reuters menyebut penerbangan di Indonesia paling mematikan di dunia.

Reuters mencatat, jatuhnya Sriwijaya Air SJ182 itu adalah kecelakaan penerbangan terbesar ketiga di Indonesia dalam enam tahun terakhir.

BACA JUGA: Walikota Denpasar Kunjungi Keluarga Korban Pramugari Sriwijaya Air

Dua kecelakaan penerbangan besar sebelumnya adalah kecelakaan Boeing 737 MAX milik Lion Air di bulan Oktober 2018. Sebelumnya, yakni kecelakaan Airbus A320 yang dioperasikan AirAsia Indonesia pada Desember 2014.

Apakah makna dari semua itu? Coba kita simak ulasan dari Reuters. Detailnya dijelaskan lengkap.

Sebelum jatuhnya Sriwijaya Air SJ182 yang menewaskan 62 awak dan penumpang itu, Reuters mencatat, 697 orang tewas dalam kecelakaan penerbangan di Indonesia.

Itu tercatat dalam satu dekade terakhir, baik penerbangan sipil mau pun militer. Angka ini membuat Indonesia menjadi negara dengan sistem keselamatan penerbangan terburuk di dunia.

BACA JUGA: Wujudkan Kerukunan Antar Umat Beragama, Pemkab Klungkung Raih Harmony Award dari Kemenag

Bahkan, menurut data yang dimiliki Aviation Safety Network, lebih buruk dari Iran, Pakistan dan Rusia.

Reuters pun mengulas tentang sikap Eropa. Faktanya, Uni Eropa sempat melarang pesawat-pesawat Indonesia memasuki wilayah udara Eropa pada tahun 2007 sampai 2018.

Sementara Amerika Serikat, dari tahun 2007 sampai 2016, menempatkan evaluasi keselamatan penerbangan Indonesia pada Kategori 2. Itu artinya kurang memadai. (ra)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini