OTG Covid-19 Tidak Boleh Divaksinasi, Begini Alasan Wakil Menkes

0
981
Hasil Survei: 86,6% Penduduk Indonesia Sudah Miliki Antibodi Covid-19
Ilustrasi.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Salah satu kriteria untuk mendapatkan vaksinasi adalah belum pernah positif Covid-19. Di samping kondisi kesehatan lain, seperti tidak sedang hamil dan menderita penyakit komorbid atau penyakit penyerta. Mengapa demikian?

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono mengatakan, orang yang sudah positif Covid-19 biasanya sudah memiliki antibodi atau telah terbentuk kekebalan secara alami di dalam tubuhnya terhadap Covid-19, sehingga tidak perlu lagi vaksinasi.

BACA JUGA: KPK Jadwalkan Periksa Sekjen Kemensos Terkait Kasus Dugaan Suap Bansos

“Walaupun antibodi itu bisa turun, tetapi kita prioritaskan yang belum terkena (positif Covid-19) sehingga akan terbentuk imunitas,” kata Wamenkes usai disuntik vaksin sekaligus meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi pertama untuk 25 tenaga kesehatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Kamis (14/1/2021).

Wamenkes mengatakan, imunitas tubuh ada dua. Pertama, imunitas yang dapat terbentuk alami setelah seseorang terinfeksi Covid-19. Berbagai penelitian menunjukkan, tubuh seseorang yang sudah pernah terinfeksi akan memproduksi antibodi terhadap virus SARS Cov-2 penyebab Covid-19.

Kedua, imunitas buatan yang distimulasi dengan menggunakan antigen tertentu. Oleh karena itulah, mereka yang belum pernah positif Covid-19 imunitasnya perlu ditingkatkan secara buatan melalui vaksin.

“Itulah mengapa kita pilih orang-orang yang belum pernah terkena Covid-19, karena terbentuknya imunitas dilakukan secara buatan,” kata Wamenkes.

BACA JUGA: Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun, Syekh Ali Jaber Wafat

Diketahui, pemerintah menargetkan 181,5 juta penduduk Indonesia akan disuntik vaksin. Mereka adalah penduduk berusia di atas 18 tahun. Ini sesuai subyek uji klinik untuk vaksin Covid-19 sampai saat ini baru pada usia 18 tahun ke atas.

Sebelumnya dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR pada Selasa (12/1/2021), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, jumlah penduduk Indonesia 269 juta, di mana 188 juta di antaranya berusia 18 tahun ke atas. Kemkes mengeluarkan orang-orang yang masuk daftar eksklusif, seperti ibu hamil, komorbid berat, dan yang sudah pernah terpapar Covid-19 berjumlah sekitar 7 juta, sehingga sisanya 181,5 juta. (akh)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini