Dewa Rai Sebut Penularan Covid-19 Di Denpasar Masih Tinggi

0
2417
Update Kasus Meninggal Dunia dan Positif Covid-19, Awal 2022 Nihil di Kota Denpasar
Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Persebaran dan penularan kasus positif di Kota Denpasar masih tinggi. Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Sabtu (16/1/2021) mencatat penambahan kasus positif sebanyak 93 orang yang tersebar di 21 desa/kelurahan, sedangkan kasus sembuh tercatat bertambah sebanyak 59 orang.

“Penularan kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih tinggi. Hari ini kasus positif bertambah sebanyak 93 orang, kasus sembuh bertambah 59 orang, kondisi peningkatan tren penularan ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar pada Sabtu (16/1/2021).

BACA JUGA: Ancaman Empat Bulan Penjara Bagi Penolak Vaksin Covid-19

“Jangan lengah, titik-titik lengah telah menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat drastis, tanpa disadari peningkatan ini jauh berbahaya dari rata-rata angka Covid-19 pada tahun 2020 lalu,” ujarnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Karenanya bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh Camat. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

BACA JUGA: Sambut MotoGP Mandalika, Menteri Parekraf Tinjau Kesiapan Bandara Lombok

Dalam kesempatan tersebut Dewa Rai juga mengajak masyarakat untuk mengurangi mobilitas, sementara menunda pulang kampung dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal ini mengingat tren peningakatan kasus yang diiringi dengan menurunya angka kesembuhan akan berpengaruh pada ketersediaan ruang isolasi dan perawatan.

“Mohon kepada masyarakat untuk mengurangi mobilitas, hindari pulang kampung dan melakukan prokes secara ketat, hal ini mengingat angka kesembuhan menurun, tingkat hunian isolasi dan ICU yang terus meningkat berpengaruh kepada kesediaan ruang rawat,” jelasnya.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif tercatat 5.826 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 5.094 orang (87,44 persen), meninggal dunia sebanyak 121 orang (2,08 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 611 orang (10,48 persen). Melihat perkembangan kasus ini, Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas.

BACA JUGA: Kiai Syarkawi Bongkar Tindakan Calon Kapolri Listyo Sigit di Banten

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai.(up)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini