Gempa Majane Dibangkitkan Sumber yang Sama dengan Tsunami 1969

0
913
Gempa Majane Dibangkitkan Sumber yang Sama dengan Tsunami 1969
Rumah warga di Sulbar yang porak poranda diguncang gempa.
Bagikan Berita Ini
  • 29
    Shares

TEROPONGMETRO – Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno, menyebutkan episenter Gempa Majene 14-15 Januari 2021 sangat berdekatan dengan sumber gempa yang memicu tsunami pada 23 Februari 1969 dengan kekuatan 6,9 pada kedalaman 13 km.

“Sebelumnya pernah terjadi gempa pada 1969 yang menimbulkan tsunami empat meter. Saat itu gempa menyebabkan 64 orang meninggal, 97 luka-luka dan 1.287 rumah serta masjid rusak,” jelas Bambang dikutip dari laman bmkg, Sabtu (16/1/2021).

BACA JUGA: LPSK Jamin Perlindungan Saksi Kasus Penembakan Laskar FPI 

Hal senada diungkapkan Koordinator Bidang Gempa bumi dan Tsunami BMKG Daryono, bahwa gempa yang terjadi di Majene merupakan perulangan gempa pada 1969 karena dibangkitkan oleh sumber yang sama yaitu Sesar Naik Mamuju (Mamuju thrust). Namun saat itu pusat gempa berada di laut sehingga menimbulkan tsunami.

“Sesar Naik Mamuju ini sangat aktif. Dari sebaran gempa utama dan susulan yang terjadi sejak 14-15 Januari, ada tiga yang bisa kita kenali sumbernya dan memiliki kesamaan dengan gempa masa lalu,” tambah Daryono.

BACA JUGA: Gubernur Bali Ikuti Penandatanganan 982 Paket Kontrak Tender, Seleksi Dini Kementerian PUPR

Berdasarkan data dan historis, telah terjadi tiga gempa dan tsunami merusak di sekitar Majene yaitu pada 11 April 1967 dengan magnitudo 6,3 di Polewali Mandar yang menimbulkan tsunami dan menyebabkan 13 orang meninggal.

Kemudian pad 23 Februari 1969 di Majene dengan magnitudo 6,9 menyebabkan 64 orang meninggal, 97 luka dan 1.287 rumah rusak di empat desa. Serta pada 8 Januari 1984 dengan magnitudo 6,7 di Mamuju namun tidak ada catatan korban jiwa tapi banyak rumah yang rusak. (akh)


Bagikan Berita Ini
  • 29
    Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here