Pengamat Sebut Aspirasi Rakyat Tidak Pernah Digubris DPR

0
1217
Pengamat Sebut Aspirasi Rakyat Tidak Pernah Diindahkan DPR
Ilustrasi Aksi Demontrasi didepan Gedung DPR RI.
Bagikan Berita Ini
  • 62
    Shares

TEROPONGMETRO – Ketua Program Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional, TB. Massa Djafar mengatakan bahwa maraknya kasus korupsi di Indonesia pada 2020 disebabkan oleh lemahnya fungsi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Menurut dia, DPR yang seharusnya membawa kepentingan rakyat, justru banyak absen dalam berbagai keputusan strategis di Indonesia, terutama dalam menjalankan fungsi legislasi.

BACA JUGA: Bupati Terpilih Berkewarganegaraan AS, DPR Sebut Sistem Dukcapil Bermasalah

“Contohnya saat mengesahkan Undang-Undang Cipta Kerja. Kalau DPR berfungsi, tidak akan ada demonstrasi besar,” paparnya, belum lama ini.

Akademisi politik itu menilai demonstrasi tersebut merugikan banyak pihak secara nasional. “Banyak pihak yang dirugikan karena DPR tidak membawa aspirasi rakyat hingga mengharuskan mereka turun ke jalan,” ungkap dia.

Massa pun menyayangkan kegiatan demonstrasi besar tersebut terjadi saat masa pandemi covid-19. Akibatnya, publik menilai pemerintah Indonesia sama sekali tak berwibawa.

BACA JUGA: Gubernur Anies Baswedan Blusukan Ke RS Rujukan Covid-19

Selain itu, Massa memaparkan bahwa Pilkada 2020 masih banyak ditemukan berbagai praktik politik uang. “Jadi, parlemen dan partai tidak pernah memikirkan dan mempunyai sense of crisis di masa pandemi ini,” tegasnya.

Hal tersebut mengindikasikan bahwa para wakil rakyat tidak lagi peduli terhadap masyarakat Indonesia. “Mereka itu tak peduli pada rakyat dan masih mengutamakan kepentingan pribadinya,” katanya. (ra/tm)


Bagikan Berita Ini
  • 62
    Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here