PKS Menolak Pilkada Serentak Tahun 2024

0
2182
PKS Menolak Pemilu Serentak Tahun 2024
Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini mengusulkan pelaksanaan pilkada pada 2022 dan 2023. Hal ini berkaitan dengan biaya yang dikeluarkan untuk menggelar pilkada.

“Pertama untuk mengurangi beban biaya. Ini kita kan lagi covid-19 dan krisis ekonomi, kalau ditumpuk di 2024 belum tentu perekonomian di Indonesia sudah bangkit,” paparnya kepada awak media saat menyerahkan bantuan bencana secara virtual, Rabu (3/2).

BACA JUGA: Persembahyangan Pagerwesi Di Pura Jagatnatha Denpasar Terapkan Prokes Secara Ketat

Dia juga menjelaskan hingga saat ini perekonomian di Indonesia belum kunjung pulih.

“Janji meroket udah sering, tapi tidak pernah meroket. Karena itu, kita antisipasi. Kalau dibagi maka mengurangi beban sekaligus,” tuturnya.

Selain itu, PKS juga ingin mengurangi risiko yang tidak diinginkan. Sebab, Pilpres sebelumnya diketahui banyak sekali korban yang berjatuhan.

“Kami ingin mengurangi risiko-risiko dan PKS mengusulkan tetap sesuai jadwal,” ucapnya. Alasan lainnya disebabkan ada kepemimpinan yang definitif dan tidak terlalu panjang masa jabatan pejabat sementara.

BACA JUGA: Penderitaan Warga Palestina, Diserang Israel dan Virus Corona

“Jika pilkada serentak pada 2024 akan ada banyak sekali Pjs dalam waktu yang panjang. Padahal, di tengah pandemi saat ini daerah membutuhkan kepemimpinan yang definitif untuk kebijakan-kebijakan strategis,” kata Jazuli. (ra/tm)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini